Korban Penusukan, Kevin Pulo Seorang Anak Yatim Desa Tapa,  Puskesmas Laiwui Dianggap Tak Bersimpati

Laporan Jurnalis : Hafik
HALSEL. Kevin Pulo, korban penusukan yang dilakukan oleh Z (Nama inisial) yang diduga, dipicu dendam lama, Sekitar pukul 08:00 pagi tadi, 19/08/2019 Kevin sedang berbelanja di sala satu kios di Desa Tapa Kecamatan Obi Barat Kab. Halsel.
Tiba-tiba tanpa diduga Z, datang secara membabi buta dengan membawa pisau langsung menusukkan ke bagian belakang tubuh korban..
“Pagi tadi kebetulan Korban ini, memiliki keperluan di kios tiba-tiba si Z ini, datang secara membabi buta langsung menyerang korban menggunakan pisau”Kata Robert Kabunsina Sekdes Tapa, saat dikonfirmasi awak media di Rumah Sakit Umum Labuha 19/08 malam
Karna merasa kesakitan kevin berbalik menghadang Z hanya karna menggunakan pisau kevin tak bisa berbuat banyak dan tusukan demi tusukan dilancarkan ke arah kevin oleh Z hingga mengenai bagian bawah bahu kiri dan kanan korban yang kemudian dua tusukan di tangan kanan Korban..
“Ada kurang lebih 5 kali tusukan dilihat dari luka yang ada di tubuh korban” Lanjut Robert
Melihat kejadian itu, Pemerintah Desa Tapa (Sekdes) langsung melarikan Korban ke Puskesmas Laiwui kecamatan Obi Barat menggunakan Bodi Desa,berkisar dua jam kemudian Kevin direkomendasikan pihak puskesmas untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Labuha (RSUD) karena tidak bisa di tangani pihak puskesmas Laiwui.
Hironisnya, dalam kondisi harus segera dilarikan ke RSUD labuha, korban yang juga yatim itu, diminta membayar Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah) Oleh pihak Puskesmas dengan alasan biaya petugas medis yang mengawal pasien ke Labuha.
“Dari pihak korban sudah dikonfirmasi pihak Puskesmas untuk melakukan pembayaran sebesar Rp. 1.000.000 untuk biaya tenaga medis yang mengawal Korban” Kata Robert.
Akibat perbuatannya Z harus menekam di penjara, Polsek Bacan Selatan.
“Pelaku sempat dikabarkan naik perahu (TS) dari desa Tapa menuju Laiwui, mendengar kabar itu saya menelpon ke laiwui meminta untuk menjemput perahu tersebut” tandas kakek korban yang hendak menyebutkan namanya itu.