Nasib Santunan Korban Meninggal Covid-19 Terancam Batal Cair

Surat Edaran Kemensos RI

Penulis : Rangga Saputra

Pos Berita Nasional, Jakarta – 78 Keluarga korban Covid-19 di Jakarta Utara, terancam batal mendapatkan santunan dari Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp 15 juta per keluarga . Korban Covid-19 yang dimaksud adalah keluarga yang anggotanya meninggal akibat terpapar virus asal Wuhan China itu.

Mila, seorang warga Jakarta Utara, menangis saat bercerita tentang upayanya menunggu untuk mendapatkan santunan dari Kemensos.

Orang tua Mila meninggal dunia diserang Covid-19 akhir Oktober tahun lalu di RSUD Tarakan Jakarta. Hasil uji usap juga menyatakan orang tua Mila positif mengidap penyakit itu. Dia pun dimakamkan dengan protokol kesehatan ketat.

Setelah orang tua saya meninggal akibat covid-19 saya langsung mengurus santunan di Suku Dinas Sosial Jakarta Utara Pada Akhir November tahun lalu,” kata Mila saat dihubungi, Jumat (19/02)

“Bukan masalah santunan atau nilainya, tapi mereka tidak tahu bagaimana sakitnya orang tuaku. Aku enggak bisa lihat jenazah orang tuaku, aku juga akhirnya dikucilkan, diisolasi, orang pada takut,”pungkasnya.

Santunan untuk ahli waris orang yang meninggal akibat Covid-19 sudah diumumkan ke publik sejak awal pandemi. Namun dasar hukumnya baru diterbitkan oleh Kementerian Sosial melalui Edaran Kementerian Sosial Republik Indonesia Nomor 427/3.2/BS.01.02/06/2020, tentang Penanganan Perlindungan Sosial Bagi Korban Meninggal Dunia Akibat Covid-19.

Namun Mila mendapatkan Sebuah pesan dari group santunan kematian covid-19 Jakarta Utara dengan informasi dari salah satu admin group, Nurlaela. Dia memberikan screen shoot chat via WhatsApp dengan salah satu petugas Kemensos RI, yang isi pesan tersebut” Santunan covid-19 tidak bisa di tindak lanjuti untuk berkas yang sudah masuk 78 Ahli Waris di kementrian sosial dari periode Juni 2020 Sampai Desember 2020 yang merujuk Point 1  dalam Surat Edaran Kementrian  Sosial  Indonesia Nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021,”pungkasnya.