MUI Apresiasi Generus LDII, Pergantian Tahun Isi Dengan Mengaji

Laporan Red

Pangkalpinang – Generasi Muda Lembaga Dakwah Islam Indonesia Prov Kep.Babel dibawa asuhan Pengerak Pembina Generus (PPG ), yang bekerjasan dengan DPW LDII Prov Kep Babel melaksanakan kegiatan Pengajian Akhir Tahun 2022, secra hybrid diikuti 5 Kota/Kabupaten se-Pulau Bangka, dihadiri Ketua Pendidikan dan Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Babel Dr. Suparta yang mewakili Ketua Umum MUI Babel Dr. Zayadi. Sabtu (31/12) malam di Masjid Arroyan Pangkalpinang.

Kehadiran Pengurus MUI Babel dalam rangka memberikan tausiyah dan motivasi kepada Generus LDII tentang pentingnya ilmu agama dalam membentengi diri dari kerusakan akhir jaman.

Dihadapan seluruh Generus LDII dikatakannya, Mencari ilmu bagi generasi muda sangatlah penting, khususnya ilmu agama, terlebih di tengah perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi. Generasi Millenial saat ini harus dibekali dengan ilmu, ilmu didapatkan dengan cara belajar, giat, semangat, dan pantang menyerah,”kata Suparta.

Suparta menambahkan, bahwa ada berbagai kemudahan dalam menuntut ilmu agama dan dunia saat ini, seperti adanya beasiswa prestasi yang memudahkan bagi pelajar dan mahasiswa untuk menggapai impian melalui pendidikan.

“Saat ini ada banyak beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi, baik itu di bidang akademik maupun non akademik. Bahkan ada beasiswa yang dikhususkan untuk para penghafal Alquran,” ujar Dosen IAIN Babel ini.

Setelah menyaksikan langsung pengajian malam akhir tahun 2022 Generus LDII yang penuh dengan semangat, Suparta menyampaikan apresiasinya kepada generasi muda LDII yang mengisi dan memanfaatkan momen pergantian tahun baru dengan mengaji dan berbagai kegiatan positif lainnya.

Selain ‘Ngaji Bareng MUI Babel’, acara pengajian kali ini juga jadi momen yang spesial karena mampu menghadirkan pelajar dan mahasiswa LDII asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Luar Negeri untuk sharing pengalaman dan motivasi kepada Generus LDII secara daring.

Adapun perwakilan dari negara terundang yang hadir, diantaranya dari Australia, Kanada, Jepang, Kongo, China, Singapura, Arab Saudi, dan beberapa negara lainnya.

Sementara itu, Ketua LDII Babel Ari Sriyanto saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa pengajian akhir tahun seperti ini rutin dilaksanakan LDII di semua tingkatan di seluruh Indonesia sebagai tindak lanjut dari intruksi DPP LDII untuk menjaga Generus LDII agar terhindar dari kegiatan-kegiatan yang unfaedah di pergantian malam akhir tahun.

“Kegiatan Ngaji Akhir Tahun merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan LDII dalam upaya menciptakan situasi yang positif dan bermanfaat pada malam pergantian tahun, serta untuk menghindari terjadinya perbuatan maksiat di kalangan pemuda-pemudi yang kerap terjadi pada malam tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Ahmad Ridwan menyampaikan, tema Pengajian Akhir Tahun kali ini yakni “Mewujudkan Generasi Milenial yang Berilmu, Berakhlakul Karimah, dan Mandiri”.

Adapun untuk peserta offline yang mengikuti acara dari studio utama Masjid Arroyan Pangkalpinang yakni Generus LDII Kota Pangkalpinang dan Santri Ponpes Arroyan yang berjumlah sekitar 250 orang. Sedangkan Generus LDII dari DPD LDII Kabupaten lainnya mengikuti kegiatan pengajian secara online di studio masing-masing.

Setelah kegiatan ‘Ngaji Bareng MUI Babel’ selesai sekitar pukul 22.00 WIB, kemudian acara dilanjutkan dengan kegiatan yang menyesuaikan dengan kreativitas masing-masing panitia di daerahnya masing-masing.(linesBabel)

Pangdam V/Brawijaya Beri Bantuan dan Tinjau Masyarakat Terdampak Banjir

Laporan Baim

JAKARTA – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. memberikan bantuan sekaligus meninjau wilayah dan warga masyarakat terdampak banjir di Kp. Kauman Ds. Kauman Timur Kec. Blega Kab. Bangkalan dan Kec. Sampang, Minggu (1/1/2023).

Bantuan yang diberikan Pangdam V/Brawijaya kepada warga masyarakat terdampak banjir sejumlah 250 KK di Kec. Blega Kab. Bangkalan meliputi 400 bungkus makanan siap konsumsi, 50 paket sembako dan 10 dus air mineral.

Di samping meninjau wilayah Kab. Bangkalan, Pangdam juga meninjau wilayah dan warga masyarakat terdampak banjir sejumlah 7.572 KK yang tersebar di empat desa di Kab. Sampang meliputi Desa Pangelen, Desa Kamoning, Desa Tanggumung dan Desa Pasean.

Adapun bantuan yang diberikan Pangdam kepada warga masyarakat terdampak banjir di wilayah Kab. Sampang meliputi 10.000 nasi bungkus, 250 dus mie instan, 50 dus air mineral dan bantuan 2 unit LCR yang diserahkan langsung kepada Bupati Sampang. (Dispenad)

Momentum Tahun 2023, Pangdam Kasuari Harap Para Prajurit Bekerja Tulus Dan Ikhlas

Laporan Baim

Manokwari – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos., menyampaikan melalui momentum tahun baru 2003 ini, mengharapkan agar seluruh prajurit Kodam bekerja secara tulus dan ikhlas sesuai amanah dan jabatan yang di emban, bangun kebersamaan dan jiwa korsa kebanggaan satuan sebagai prajurit Kodam serta pelihara dan tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan satuan dimanapun bertugas.

Harapan ini disampaikan Pangdam dalam sambutannya pada acara malam pergantian tahun baru 2023 di lapangan Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (31/12/2022).

Acara malam pergantian tahun baru yang diselenggarakan ini tidak hanya sebatas menikmati pesta kegembiraan saja.

“Tetapi lebih dari itu, maknai sebagai wahana untuk merefleksikan diri dan wujud rasa syukur segenap keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari yang telah memberikan dharma bakti dan karya terbaik demi pengabdian dan kemajuan Kodam di tahun 2022 yang sebentar lagi akan kita lewati bersama,” ujarnya.

Disamping itu, Pangdam juga mengatakan dalam menyambut datangnya tahun 2023 harus melakukan evaluasi dan introspeksi diri seberapa jauh komitmen dan konsistensi dalam bekerja untuk membangun dan mengembangkan Kodam Kasuari selama 1 tahun.

“Demikian pula dengan pelaksanaan tugas kita sebagai prajurit dan PNS Kodam XVIII/Kasuari ke depan akan mengalami berbagai tantangan dan hambatan yang akan kita hadapi, jadikan itu semua sebagai inspirasi dan motivasi bagi setiap langkah dan kinerja kita dalam melaksanakan tugas dan pengabdian yang lebih baik kepada Kodam XVIII/Kasuari”.

“Saya harapkan kita bisa meninggalkan segala kekurangan di tahun 2022 dan menjalani tahun 2023 dengan optimis dan penuh semangat serta semakin bersinergi antara satu dengan lainnya sehingga mampu menghasilkan karya yang lebih baik dan membanggakan bagi Kodam XVIII/Kasuari,” kata Pangdam.

Acara malam pergantian tahun baru di Kodam XVIII/Kasuari diwarnai dengan menampilkan berbagai macam hiburan dan pembagian doorprize dan diikuti oleh para pejabat, para prajurit Kodam dan Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari beserta pengurus.

(Pendam XVIII/Ksr)

Miris! Situs Sejarah Benteng Toboali, Jalan lubang dan Bebatuan

Laporan Baim

Toboali – Tempat wisata merupakan objek yang banyak dikunjungi warga lokal maupun luar Kota/Kabupaten, salah satunya yang ada di Bangka Selatan (Benteng Toboali), namun sayangnya jalan menuju akses tapak wisata belum terlihat sara prasarana umum khusunya jalan yang memadai, pasalnya objek tersebut yang berada di jantung kota Toboali masih berupa jalan tanah berlobang dan bebatuan. Minggu (01/01/23).

Pantauan awak media ini jalan menuju akses Benteng Toboali masih berupa jalan tanah merah berlobang dan bebatuan.

Beberapa pengunjung lokal saat berwisata di benteng Toboali yang berhasil diwawancara (Sastriawan) mengatakan, sayang jalan masuk ke benteng ini masih kurang bagus padahal posisinya sangat strategis berada di kota Toboali,”keluhnya.

“kalau jalannya bagus dan diaspal, otomatis makin banyak yang datang dan Toboali semakin dikenal dan para pengunjungpun bisa membawa reski tersendiri bagi pedangang lokal disekitarnya,”tuturnya.

Berharap kepada pemerintah harus peduli terhadap situs-situs bersejarah walaupun sudah ada plang larangan dan himbauan yang terpasang, namum kenyamanan dan keselamatan para pengunjung juga perlu diperhatikan.

“Ini jalan aksen masuk masih berlobang dan bebatuan ini bahaya bila terjatuh dan lain-lain,” keluhnya.

Berikut sejarah dan larangannya yang ditulis Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Bangka Selatan.

Sejarah Benteng Toboali,

Benteng Toboali dibangun oleh Belanda tahun 1825 di atas sebuah bukit kecil berketinggian 18 Meter dari permukaan laut dengan kota Toboali di Sebelah Utara dan Laut Jawa di Sebelah Selatan.

Benteng ini berdenah jajaran genjang berukuran 54 x 32 meter yang menghadap ke utara dengan sebuah tonjolan di sisi barat yang menjorok keluar sepanjang 35 Meter dan lebar 15 Meter.

Pada bagian dalam terdapat 7 buah ruangan yang berfungsi sebagai tempat kediaman Inspektur Benteng, gudang, barak Prajurit, ruang administrasi, keuangan, ruang misiu, ruang penjaga, serta dapur dan tempat penyimpanan makanan.

Larangannya,

UU RI Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya pasal 66 ayat (1) Setiap orang dilarang merusak cagar budaya baik seluruh maupun bagian-bagiannya dari kesatuan kelompok dan/atau dari letak asal. Ayat (2) setiap oramg dilarang mencuri cagar budaya baik seluruh maupun bagian-bagiannya dari kesatuan kelompok dan/atau letak asal.

Pasal 105 setiap orang yang dengan sengaja merusak cagar budaya sebagaimana dimaksud dalam pasal 66 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 15 tahun dan/atau denda paling sedikit 500.000.000. (Lima Ratus Juta) dan paling banyak 5.000.000.000.(Lima Milyar).

Pemerintah Kabupten Bangka Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Elfan) terkait akses jalan masuk ke situs tersebut mengatakan, sudah kami koordinasikan, karena situs Benteng Toboali sebenarnya adalah situs nasional, masuk dalam cagar budaya wilayah Jambi, jadi kalau ada apa terkait situs tersebut memang kami harus berkoordinasi dengan mereka,”pungkasnya

Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Atap Rumah Warga di Belo Laut

Laporan Baim

Pangkalpinang – Hujan disertai angin kencang menerpa rumah warga, yang mengkibatkan atap rumah rusak dan bolong, kejadian tersebut terjadi di Desa Belo Laut, Minggu (01/01/23).

Kepala Pelaksana BPBD Prov Kep Babel Mikron Antariksa mengatakan, Ya, kami sudah menerima laporan dari BPBD Babar, adanya kejadian bencana alam berupa (Angin Kencang), terjadi di RT 02 Desa Belo Laut Kabupaten Bangka Barat, Juma’at, 30 Desember 2022,”kata Mikron.

“Kronologi Kejadian, Jum’at 30 desember 2022 sekitar pukul 18.50 Wib,hujan deras melanda wilayah dusun ranggem Desa Belo Laut, disertai angin kencang membuat rumah yang ditempati warga setempat (Yulinawati) mengalami rusak ringan, mengakibatkan 10 keping asbes ukuran 10 kaki, rusak dan pecah,”ucapnya.

Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, dan upaya yang di Lakukan, Tim TRC BPBD Kab. Babar turun langsung menuju lokasi untuk mendata, sekaligus ikut membantu memperbaiki atap rumah warga yang rusak,”pungkasnya.