RATUSAN MASA YANG TERGABUNG DALAM AKSI DAMAI CIANJU KEPUNG GEDUNG PENDOPO
11 Januari 2023

Laporan Jurnalis : Maman

POS BERITA NASIONAL.com Cianjur. Ribuan masyarakat Cianjur dan tergabung dengan Ormas yang tergabung dalam Aliansi se-Kabupaten Cianjur Jawa Barat , Rabu aksi damai menuntut pengusutan bagi masayarakat yang terdampak gempa pada 21 – November 2022 lalu.

Massa bergerak mulai dari belakang kantor Kabupten Cianjur menuju gerbang Kabupaten Cianjur sambil terus menyuarakan segala bentuk bagi masyarakat yang tertimpa pada Rabu (11 /01/2023).

Sambil membentangkan membentangkan spanduk serta poster mengitari massa kemudian bergerak long march Depan pendopo setempat dengan dikawal ketat aparat keamanan.

Masa masyarakat Cianjur beserta, ormas 234 SC, sapu jagat, Gasspol, monrek, melakukan aksi damai nya.

Kakanwil Kemenkumham Babel Apresiasi Pencanangan Lapas Bersinar di Lapas Pangkalpinang

Laporan Baim

Pangkalpinang – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung, Harun Sulianto hadiri kegiatan Pencanangan Lapas Bersinar (Bersih dari Narkoba) oleh Lapas Kelas IIA Pangkalpinang yang digelar pada Rabu, (11/01/2023).

Kakanwil menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Lapas Kelas IIA Pangkalpinang yang telah melakukan pencanangan dan kepada Kepala BNNP beserta jajaran yang telah hadir meresmikan Pencanangan Lapas Bersinar.

“Pencanangan Lapas Bersinar ini merupakan aksi nyata dari Lapas Kelas IIA Pangkalpinang dalam upaya memerangi peredaran dan penggunaan narkoba di dalam Lapas,” ujar Harun.

Lebih lanjut, Harun mengatakan bahwa tugas pemasyarakatan yaitu mengupayakan agar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dapat menyadari kesalahannya lalu dapat memperbaiki dirinya, sehingga menjadi insan yang berguna bagi masyarakat dan negara.

Kakanwil juga mengingatkan jajaran agar dapat menghindari timbulnya pemberitaan negatif seperti peredaran gelap narkoba dan penggunaan HP secara ilegal di dalam Lapas, serta menekankan untuk menghindari praktik pungli di dalam Lapas.

Turut menyampaikan sambutannya, Kepala BNNP Babel, Brigjen. Pol. M.Z Muttaqien menyampaikan hasil survei BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), BPS (Badan Pusat Statistik) dan Perguruan Tinggi yang menyebutkan bahwa angka pengguna narkoba di Provinsi Babel saat ini sebesar 1,68% atau sebanyak 24.038 orang.

Kepala BNNP Babel juga mengatakan dalam penanganan perkara narkoba sudah dilakukan upaya restorative justice untuk mengurangi overcrowded di dalam Lapas. “Negara hadir tidak hanya untuk memidanakan, namun juga memulihkan kondisi para pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahguna narkotika,” ujar Ka BNNP Babel.

Terakhir, Ka BNNP mengapresiasi kegiatan Pencanangan Lapas Bersinar di Lapas Kelas IIA Pangkalpinang sebagai bentuk quick respon dalam implementasi Instruksi Presiden No.2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).

Pada kesempatan ini juga dilakukan pengukuhan Satgas Bersinar secara simbolis terhadap 10 pegawai Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, yang diawali dengan pembacaan Ikrar Satgas Bersinar, penyematan pin dan topi, lalu dilanjutkan dengan penandatanganan piagam satgas bersinar.

Adapun Ikrar Satgas Bersinar tersebut yaitu:

  1. Siap memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba;
  2. Memberikan edukasi kepada sesama tentang bahaya narkoba;
  3. Menjadi pelopr dalam kegiatan melawan narkoba.

Pencanangan Lapas Bersinar tersebut turut dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sahata Marlen Situngkir, Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Badarudin, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Nur Bambang Supri Handono, para Pejabat Struktural dan pegawai di Kanwil dan Lapas, serta jajaran BNNP Babel.

Humas Kanwil Kemenkumham Babel

KRI Teluk Wondama-527 Dikukuhkan Sebagai Kapal Angkut Tank Terbaru TNI AL

Laporan Baim

Jalesveva Jayamahe
Jakarta – Nama KRI Teluk Wondama (TWA) – 527 yang merupakan kapal perang jenis angkut tank terbaru milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) dikukuhkan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bertempat di Dermaga Koarmada III, Papua Barat, Rabu, (11/01). Kapal perang ini akan mengemban tugas di jajaran Komando Armada (Koarmada) III Sorong.

Pembangunan KRI Teluk Wondama-527 diselesaikan oleh PT. Bandar Abadi dalam waktu 25 bulan, atau lima bulan lebih cepat dari waktu yang ditentukan dan telah diresmikan penggunaannya oleh Laksamana TNI Yudo Margono saat menjabat sebagai Kasal pada 3 Maret 2021 lalu.

Kapal perang ini dirancang untuk melaksanakan tugas sebagai pengangkut pasukan pendarat, lengkap dengan kendaraan amfibi dan peralatan tempurnya untuk didaratkan di pantai yang dikuasai musuh dalam suatu Operasi Amfibi. Nama KRI Teluk Wondama-527 diambil dari nama teluk yang terletak di Papua Barat sebagai Daerah Konservasi Taman Nasional Laut Teluk Cenderawasih (TNLTC). Teluk Wondama memiliki keanekaragaman flora dan fauna serta pemandangan alam khas Papua, baik yang berada di laut maupun di darat.

KRI Teluk Wondama-527 memiliki spesifikasi panjang keseluruhan (LOA) 117 meter, lebar 16,40 meter, dan tinggi 7.80 meter, mampu melaju dengan kecepatan masimum 16 knots atau 29,6 kilometer per jam. Kapal perang ini mampu berlayar hingga 20 hari dan memiliki kapasitas angkut kru 111 orang, pasukan 367 orang, dan mampu mengangkut 15 unit tank BMP-3F serta satu unit helikopter.

Pengukuhan KRI Teluk Wondama – 527 ini merupakan bagian peningkatan kesiapan operasional TNI AL sesuai penekanan Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali terkait Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dan Satuan Operasi yang harus diikuti dengan kemampuan (kapabilitas) dalam menjawab tugas-tugas bersifat multi dimensi.

Selain itu, keberadaan KRI Teluk Wondama ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi adanya tindak kejahatan maupun kecelakaan di laut, seperti yang dilakukan KRI Albakora – 867 beberapa waktu lalu yang berhasil mengevakuasi para korban kapal tenggelam di perairan Papua.

Kegiatan Pengukuhan dihadiri Kapolri Jenderal Pol Listyo S. Prabowo, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Vero Yudo Margono ditandai dengan pernyataan dan pengukuhan KRI TWA – 527 oleh Panglima TNI dilanjutkan penampilan seni tari dan budaya oleh masyarakat Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.(Dispenal)

KRI TELUK WONDAMA – 527 RESMI DIKUKUHKAN PANGLIMA TNI DAN TOKOH ADAT WONDAMA

Laporan Bain

Sorong – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo didampingi para Kepala Staf Angkatan yaitu KASAD, KASAL dan KASAU diagendakan melakukan kunjungan kerja di Sorong, Papua Barat Daya, (Rabu, 11/01/2023).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Panglima TNI dan Kapolri melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama para tokoh agama dan Forkopimda se-Provinsi Papua Barat Daya di Hotel Swis Bell, Sorong, Papua Barat Daya.

Selain itu, beliau juga melaksanakan tour facility di Mako Koarmada III dilanjutkan pengukuhan KRI Teluk Wondama – 527 yang telah memperkuat jajaran TNI Angkatan Laut khususnya di Koarmada III. Kapal ini saya beri nama KRI Teluk Wondama yang diambil dari nama teluk yang terletak di Papua Barat. Penamaan ini sekaligus merupakan perwujudan kecintaan TNI pada bumi Papua, kapal ini diharapkan membawa nama besar teluk Wondama dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Papua, ungkap Panglima TNI.

Kapal ini dirancang untuk melaksanakan tugas sebagai pengangkut pasukan pendarat lengkap dengan kendaraan amfibi dan peralatan tempurnya. Kapal ini memiliki panjang 117 meter dan lebar 16,4 meter serta mampu membawa 10 unit main battle tank kelas Leopard 2A4 atau 15 unit BMP-3F. Kapal ini juga dapat digunakan untuk patroli keamanan laut, dukungan angkutan laut Serpa dan Serlog, operasi bakti, SAR dan kapal suplai, imbuhnya.

Sesaat setelah bertatap muka dengan prajurit TNI-Polri di gedung serba guna Mako Armada III, Panglima TNI dan Kapolri yang didampingi para Kepala Staf Angkatan menyampaikan bahwa sinergitas TNI-Polri tidak diragukan lagi untuk menjaga keamanan dan keutuhan wilayah NKRI sekaligus dalam mengawal pembangunan daerah otonomi baru di Papua Barat Daya.

Dalam menyikapi segala bentuk gangguan, ancaman dan kelompok-kelompok yang ingin memisahkan diri TNI-Polri harus tegas namun humanis, tegas terhadap segala bentuk upaya yang mengganggu pembangunan nasional maupun masyarakat Papua. Sedangkan humanis dapat diupayakan bersama masyarakat untuk mencapai kesejahteraan dan keamanan seperti yang dicita-citakan masyarakat Papua, tegas Panglima TNI.

Ditempat terpisah, Pangkoarmada III Laksda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr. Opsla, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Panglima TNI atas perhatian pada pembangunan sarana dan prasarana di Koarmada III serta rencana penambahan unsur-unsur KRI untuk memperkuat jajaran Koarmada III dalam mengamankan wilayah Timur Indonesia, ungkapnya.

Kadispen Koarmada III/ Kolonel Laut (KH) R. Doni Kundrat.