Pangkalan TNI AL Timika dan Personel Satgas Tangkap Pelaku Pencurian 34 Karung Konsentrat Freeport

Laporan Baim

Sorong – Personel Pengkalan Angkatan Laut (Lanal) Timika menangkap sembilan orang pelaku pencurian konsentrat dari area penampungan konsentrat milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di area Portsite, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, sekitar pukul 02.30 WIT, Senin (16/1/2023).

Komandan Lanal Timika Letkol Laut (P) Apriles Lusien S., M.Han., M.Tr.Opsla diwakili Palaksa Lanal Timika Mayor Laut (P) Avissema Herlambang, Dandenpom Lanal Timika Kapten Laut (PM) Rony Elianor Judistira melaksanakan pressrilis penangkapan ini, didampingi Danton Satgas Amole Lanal Timika Letda Laut (P) Supratman dan Danpos Brimob Porsite Ipda Ilham Anggara, Senin siang di Aula Kantor Perwakilan Lanal Timika.

Dikatakan Komandan Lanal Timika melalui Palaksa Lanal Timika, bahwa para pelaku yang ditangkap terdiri dari empat orang karyawan Security PTFI dan lima orang non karyawan (Masyarakat umum), masing-masing dari oknum karyawan security berinisial R (48), AN (37), A (25) dan P (28), sementara non karyawan berinisial FA (48), B (27), S (30), AN (23) dan AY (36).

“Penangkapan dilaksanakan dengan TKP di Portsite (Sekitar Pos Lanal). Jadi TKP itu adalah wilayah pengamanan yang dipercayakan kepada Lanal Timika untuk menjaga, yang bekerjasama dengan Satgas Pam Obvitnas dan Satgas Amole” terang Palaksa Lanal Timika Mayor Laut (P) Avissema Herlambang.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari para pelaku antara lain sebanyak 34 karung berisikan pasir konsentrat, uang tunai sebesar Rp65,7 juta, 4 unit handphone serta 1 unit kendaraan patroli milik Security Risk Management (SRM) Freeport.

Para pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan pihak Lanal Timika kepada pihak SRM Freeport untuk ditindaklanjuti, dan diterima langsung oleh Manager Security Lowland Freeport, Deki Kafiar.

Pihak SRM Freeport selaku pihak yang menerima para pelaku dan barang bukti, menyampaikan bahwa hari ini juga akan membawa para pelaku beserta barang buktinya ke Polres Mimika untuk dilakukan diproses hukum. “Kita akan limpahkan ke pihak Reskrim Mimika untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku, hari ini juga,” ungkap Deki Kafiar.

Sementara itu Danton Satgas Amole Lanal Timika Letda Laut (P) Supratman yang memimpin tim dalam melakukan penangkapan tersebut, menjelaskan bahwa proses penangkapan para pelaku dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh tim, kemudian melakukan penyergapan terhadap para pelaku berikut mengamankan barang bukti yang ada.

Kadispen Koarmada III/ Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat

ATLET TNI AL SAPU BERSIH MEDALI ITB JIT 2023

Laporan Baim

Jalesveva Jayamahe,
Jakarta – Atlet-atlet TNI Angkatan Laut (TNI AL) berhasil menyapu bersih medali dalam event Perlombaan Triathlon tingkat Internasional ITB Jatiluhur Internasional Triathlon (ITB JIT) 2023. Kejuaraan yang berlangsung tersebut diikuti oleh 238 orang Atlet dari 6 Negara, antara Lain Amerika, Australia, Jepang, Korea, Singapura dan Malaysia serta Indonesia yang diselenggarakan di Waduk Jatiluhur, Jawa Barat, Minggu (15/01) kemarin.

Dalam ajang tersebut ada dua kategori yang diperlombakan yaitu Olympic Distance (berenang sejauh 1.500 meter, bersepeda 40 KM dan lari 10 KM) dan Sprint Distance (berenang 750 meter, bersepeda 20 KM dan lari 5 KM). Di samping kelas individual, tersedia juga kelas relay beregu 3 orang (renang, sepeda dan lari) untuk masing-masing kategori.

Dalam acara pembukaannya, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika disampaikan bahwa pelaksanaan event ITB Jatiluhur Internasional Triathlon (ITB JIT) 2023 ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian khususnya di bidang pariwisata di Kabupaten Purwakarta. “penyelenggaraan lomba triathlon ini dapat dikategorikan sebagai sport tourism, tentunya hal ini akan memberikan dampak positif terhadap promosi dan perkembangan wisata alam waduk Jatiluhur khususnya dan citra positif wisata Kabupaten Purwakarta,” ujarnya.

Adapun atlet TNI AL yang berhasil meraih medali pada Kategori Sprint Distance adalah Juara 1 Kopda Jefri Kabula Dewa dari Satkopaska Koarmada II. Sementara itu pada kategori Olympic Distance, Juara 1 diraih Kopda Hari Rohman dari Satkopaska Koarmada I dan Serda Deby Angrean dari Yon 3 Marinir meraih Juara 2. Para atlet TNI AL ini bahkan mengalahkan peserta internasional yaitu Matein dari Australia yang mendapatkan Juara 3. Hal ini menunjukkan bahwa prestasi atlet TNI AL sudah berkelas dunia.

Prestasi yang diraih para Atlet TNI AL dalam event ITB Jatiluhur Internasional Triathlon 2023 ini tidak lepas dari upaya Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit Jalasena yang profesional dan tangguh, dimana hal tersebut menjadi salah satu prioritas yang disampaikan Kasal diberbagai kesempatan.

(Dispenal).

TNI AL Perkuat Alutsista Amankan Jalur Logistik Pembangunan IKN

Laporan Baim

Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) menambah kekuatan Alutsistanya berupa Patkamla untuk mendukung kebijakan negara dalam penyiapan dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di wilayah kerja Lanal Balikpapan dalam mengamankan Jalur Logistik di perairan Balikpapan.

Patkamla Posa II-13-52 baru-baru ini dikukuhkan oleh Komandan Lantamal XIII Laksamana Pertama TNI Fauzi, S.E., M.M., M.Han di Jetty PT. Sendy Jaya Jl. Letjen Suprapto Baru Uju Kota Balikpapan yang secara resmi akan memperkuat unsur Lanal Balikpapan.

Patkamla Posa memiliki spesifikasi panjang 20 M, diplacement 30 ton, dibekali 2 mesin bertenaga 1400 HP sehingga mampu mencapai kecepatan 50 knots. Kapal ini mempunyai fungsi sebagai kapal patroli dan mendukung kegiatan di laut. Sementara fungsi lain diantaranya melakukan penyelidikan, peperangan khusus antiteror aspek laut serta mampu melaksanakan Search And Rescue (SAR).

“Kehadiran Patkamla Posa II-13-52 sebagai alutsista di Lanal Balikpapan merupakan bentuk jawaban atas tuntutan dinamika tugas serta wujud inovasi dalam melaksanakan tugas pangkalan untuk mendukung kebijakan negara dalam penyiapan dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di wilayah kerja Lanal Balikpapan dalam mengamankan Jalur Logistik di perairan Balikpapan,” tegas Laksma Fauzi.

Patkamla Posa (Pos) adalah kapal buatan PT Palindo Marine. Kapal ini akan beroperasi memperkuat Lanal Balikpapan, Lantamal XIII dan Koarmada II, khususnya sebagai pengamanan wilayah ibu kota negara (IKN) sesuai keputusan KSAL Nomor Kep/3346/IX/2022 tentang penetapan satu unit combat boat 20 m.

Pemenuhan kebutuhan akan Alutsista juga menjadi program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yang akan memfokuskan untuk mencapai kekuatan yang siap dioperasionalkan dalam bentuk kesiagaan dan kesiapan yang tinggi.

(Dispenal)

Kasal: Hari Dharma Samudera, Jadi Gambaran Loyalitas Prajurit Jalasena

Laporan Baim

Jalesveva Jayamahe
Jakarta, “Pertempuran Laut Aru yang terjadi 61 tahun lalu pada 15 Januari 1962 adalah gambaran loyalitas, militansi Prajurit Jalasena sejati dalam gelombang diplomasi politik berbangsa dan bernegara”. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, Senin (16/01), seusai memimpin peringatan Hari Dharma Samudra di atas KRI Banda Aceh-593, di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara.

Dalam kesempatan itu, pemimpin TNI AL tersebut menyampaikan ucapan selamat Hari Dharma Samudera kepada seluruh prajurit TNI AL dimanapun berada dan bertugas. “Selamat memperingati Hari Dharma Samudera 2023, Kita wujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Hantaman gelombang laut takkan berhenti, demikian juga perjuangan bangsa maritim yang besar terus berkobar dari generasi ke generasi”, ucapnya.

Tercatat dalam sejarah Indonesia, sejumlah pertempuran laut yang penuh heroisme telah terjadi sejak kemerdekaan RI pada 1945. Puncaknya pada tanggal 15 Januari 1962 terjadi pertempuran di Laut Aru dalam perjuangan membebaskan Irian Barat, dimana dalam peristiwa tersebut telah gugur putra-putra terbaik bangsa ABK RI Macan Tutul serta Komodor Yos Sudarso yang berada di kapal tersebut.

Selanjutnya momentum tanggal 15 Januari pada setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Dharma Samudera, untuk mengenang kepahlawanan dan pengorbanan para patriot dalam perjuangan demi membela kehormatan dan harga diri bangsa.

“Tentunya ini memberikan gambaran betapa heroiknya peristiwa pertempuran di Laut Aru dalam memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia khususnya di laut, dan peristiwa ini menggugah para pemuda untuk meneruskan perjuangan dalam mempertahankan kedaulatan negara di laut NKRI”, ungkap Laksamana TNI Muhammad Ali.

(Dispenal)

TNI AL GELAR PERTUNJUKKAN WAYANG ORANG, WUJUDKAN SINERGITAS DAN KEDAULATAN BUDAYA NUSANTARA

Laporan Baim

Jalesveva Jayamahe
Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar pertunjukkan spektakuler seni kebudayaan wayang orang dengan lakon “Pandawa Boyong”, di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (15/01) kemarin. Kegiatan ini merupakan kolaborasi jajaran pejabat tinggi TNI – POLRI dengan Laskar Indonesia Pusaka (LIP) yang didirikan oleh Jaya Suprana dan grup wayang orang Bharata.

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan Peringatan Hari Dharma Samudera TNI AL tersebut menjadi sangat istimewa, pasalnya lakon didalamnya dimainkan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sebagai tokoh Bima Sena, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Prabu Puntadewa, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali sebagai Batara Baruna, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Batara Guru, Kasau Marsekal TNI Fajar Prasetyo sebagai Resi Abayasa dan sejumlah pejabat tinggi di jajaran TNI-POLRI serta didukung sekitar 450 prajurit TNI AL.

Selain menampilkan Pejabat Utama TNI dan Polri, pagelaran ini juga melibatkan artis tanah air seperti Choky Sitohang sebagai Arjuna, Marcella Zalianty sebagai Dewi Arimbi, Putri Khairunnisa sebagai Dewi Gendari, Connie Rahakundini Bakrie yang berperan sebagai Istri Semar, Yessy Sutiyoso sebagai Dewi Soko dan Aylawati Sarwono sebagai Banowati.

Sesaat sebelum pementasan Kasal menyampaikan bahwa dengan pagelaran wayang orang ini selain dalam rangka memperingati hari Dharma Samudera juga untuk melestarikan budaya nusantara dan mempelajari sifat-sifat kepemimpinan para tokoh wayang tersebut. “Pagelaran ini selain dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera, juga untuk menunjukkan bahwa perjuangan harus terus dilakukan, salah satunya dengan melestarikan budaya dan mempelajari nilai-nilai kepemimpinanan dari tokoh-tokoh pewayangan, yang dapat diterapkan oleh para prajurit TNI Angkatan Laut,” ujar Kasal.

Pagelaran Wayang Orang ini merupakan ide dari Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono saat masih menjabat sebagai Kasal, dimana Lakon Pandawa Boyong menceritakan tentang lima orang ksatria bersaudara boyongan (pindah) dari Alengka yang dikuasai Kurawa ke Astinapura. Kepindahan itu untuk memerdekakan diri dari kekuasaan Kurawa, mereka harus berperang melawan Kurawa yang jumlahnya jauh lebih besar dengan punya persenjataan lebih banyak, namun berkat kesungguhan yang didasarkan niat baik, Pandawa dapat memenangkan perang.

Dalam kesempatan ini Panglima TNI menyampaikan bahwa gelaran itu menunjukkan sinergitas TNI-POLRI bukan hanya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan, tapi juga dalam melestarikan budaya asli Indonesia. “Sekaligus ini adalah sinergitas TNI-POLRI selain menjaga kedaulatan, keamanan dan melindungi tumpah darah Indonesia, juga untuk melestarikan budaya asli Indonesia,” ungkap Panglima TNI.

(Dispenal)

Pangdam Kasuari Apresiasi, Hormat dan Bangga Pada Sat BKO Apter Koramil Persiapan 2022

Laporan Baim

Manokwari – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos., secara resmi melepas personel Purna Tugas, Satuan BKO Apter Koramil Persiapan Kodam XVIII/Kasuari Tahun Anggaran 2022, di aula Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Senin (16/1/2023).

Pelepasan personel Purna Tugas ini dilaksanakan dengan memberikan piagam penghargaan yang merupakan bentuk apresiasi dari Kodam XVIII/Kasuari terhadap para personel Satgas yang sudah bertugas diwilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya selama kurun waktu satu tahun lamanya.

Pangdam dalam pengarahannya pertama menekankan kepada semua secara keseluruhan seluruh prajurit dan keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari dan secara khusus rekan-rekan yang melaksanakan tugas dalam bentuk Satgas Apter Koramil Persiapan TA 2022 bahwa tugas yang saat ini adalah betul-betul tugas yang sangat mulia.

“Berkaitan dengan tugas yang mulia tersebut, selama satu tahun kalian sudah tiba di sini dan bercengkrama dengan wilayah Kodam XVIII/Kasuari secara demografi, geografi kemudian dengan berbagai potret kehidupan sosial kalian sudah mengalami itu semua. Kehadiran kalian dalam bentuk Satgas sama saja dengan melaksanakan tugas sebagai satuan organik,” ucapnya.

Ia menjelaskan beberapa tuntutan tugas yang diberikan yang pertama memberikan percepatan terhadap perkembangan organisasi Kodam XVIII/Kasuari.

“Tugas kalian juga mengugah motivasi anak muda mau menjadi prajurit kemudian yang ketiga terus melakukan pemantapan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam rangka untuk memastikan bahwa masyarakat semua mengetahui apa yang akan dilakukan struktur negara sampai dengan tingkat kampung”.

“Tetapi saya yakin dan percaya dalam rangka mencapai itu semua tidak mudah karena kalian harus betul-betul intens, cermat, teliti bahkan bila perlu menyerahkan jiwa raga dan juga menggunakan mulai pemikiran, berdiskusi, berdialog bahkan mengambil sikap yang jelas dan tegas bersama dengan masyarakat dan untuk itu semua kalian sudah melaksanakan dengan baik,” jelas Pangdam.

Pangdam menambahkan agar tugas yang dilaksanakan jadikan kebanggaan dan kehormatan dari diri sendiri termaksuk satuan.

“Pengalaman ini akan kalian gunakan juga saat kembali melaksanakan tugas di satuan masing-masing, kami Kodam XVIII/Kasuari sangat menghargai keberadaan kalian dengan segala apa yang kalian lakukan, kalian kembali kita harapkan tidak ada permasalahan. Setelah ini masyarakat yang berada di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya sudah menjadi keluarga yang baru dan jangan lupakan itu yang disebut juga Keluarga Kebangsaan yang senantiasa saling menghargai dan saling menghormati, saling komunikasi satu sama lain,” harap Pangdam terhadap para personel Satgas.

Ikut dalam kegiatan ini, Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, Irdam, Kapoksahli Pangdam serta para Asisten dan Kabalakdam XVIII/Kasuari.

(Pendam XVIII/Ksr)

Kenang Kisah Heroik Pertempuran Laut, Koarmada III Peringati Hari Dharma Samudera

Laporan Baim

Sorong – Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Rudhi Aviantara S.E., M.Si., M.Tr (Han)., CHRMP, memimpin jalanya upacara hari Dharma Samudera dan tabur bunga di atas geladak heli KRI Teluk Wondama – 527, Sorong, Papua Barat Daya (Senin, 15/01/2023).

Peringatan Hari Dharma Samudera di Koarmada III dilaksanakan bersama dengan Forkopimda Papua Barat Daya dengan upacara tabur bunga di laut, diawali dengan penghormatan dan mengheningkan cipta kepada arwah para Pahlawan, kemudian melaksanakan pelarungan bunga oleh Kepala Staf Koarmada III dan ibu-ibu Jalasenastri Armada III, dilanjutkan prosesi tabur bunga ke laut yang diikuti oleh peserta upacara.

Kadispen Koarmada III/ Kolonel Laut (KH) R. Doni Kundrat.

Latihan Pratugas Operasi Khusus Intelijen Maritim Digelar Koarmada III

Laporan Baim

Sorong – Bertempat di Mako Koarmada III, Katapop Kabupaten Sorong Papua Barat Daya, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) IIl Laksda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr. Opsla yang diwakilkan Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Rudhi Aviantara IH, S.E., M.Si, M.Tr (Han), membuka penyelenggaraan Latihan Pratugas Operasi Khusus Intelijen Maritim kepada jajaran personel Intelijen Koarmada III. Senin, (16/01/2023).

Dalam amanatnya dikatakan Pangkoarmada III, bahwa acara pembukaan yang diselenggarakan ini, merupakan awal dimulainya tahapan pelaksanaan Latihan Pratugas Operasi Khusus Intelijen Maritim TA. 2023 yang diselenggarakan di Koarmada III.

Disamping itu dikatakan Pangkoarmada III, Latihan Pratugas Operasi Intelijen Maritim Koarmada III TA 2023 merupakan salah satu upaya untuk mendukung kebijakan perencanaan Mabes TNI, dan diharapkan melalui latihan ini akan diperoleh personel TNI Angkatan Laut yang profesional dengan mental dan naluri intelijen yang tinggi, serta mampu memberdayakan segala potensi yang ada di sekitar kita sebagai sarana dan prasarana pendukung kegiatan intelijen.

Sementara itu diakhir amanatnya Pangkoarmada III menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani, diantaranya agar memahami secara benar rencana latihan dengan profesional serta fungsi dan tugas setiap pelaku guna mencapai keberhasilan latihan, dan laksanakan komunikasi dan koordinasi yang baik antar peserta latihan, hilangkan ego sektoral demi terwujudnya sinergitas dan soliditas TNI dengan rakyat untuk merekatkan keberagaman dalam kebersamaan di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pahami dan laksanakan tugas yang diberikan dengan berpedoman pada Standart Operation Prosedure (SOP) yang berlaku pada setiap kegiatan latihan untuk mencegah timbulnya resiko kerugian personil dan material yang tidak perlu dalam rangka mewujudkan “Zero Accident”, tegas Pangkoarmada III

Acara pembukaan Latihan Pratugas Operasi Khusus Intelijen Maritim Koarmada III dihadiri Inspektur Koarmada III Laksamana Pertama TNI Atmudji, S.E., M.M., CFrA., CRMP, Kapoksahli Koarmada III Laksamana Pertama TNI Yohanis Yulius Tamoni dan seluruh Pejabat Utama Koarmada III serta Asintel Lantamal XIV Kolonel Laut (KH) Utomo Budihardjo.

Kadispen Koarmada III/ Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat

PENANGANAN MASALAH HUKUM BIDANG PERDATA DAN TUN, DPRD BANGKA MoU DENGAN KEJARI BANGKA

Laporan Baim

Bangka – DPRD Kabupaten Bangka menggelar rapat penandatangan Nota Kesepakatan antara DPRD Kab.Bangka dengan Kejaksaan Negeri Bangka Tentang Penanganan masalah Hukum Bidang Perdata dan TUN, acara dipimpin langsung oleh ketua DPRD ISKANDAR,S.IP. Senin (16/01).

Hadir pula dikegiatan tersebut wakil Bupati Bangka SYAHBUDIN,S.IP,M.Trip, FORKOPIMDA, Kepala Dinas, Camat, Lurah, Darma Wanita dan Insan Pers.

Iskandar selaku Pimpinan DPRD Kabupaten Bangka menyatakan bahwa DPRD Kabupaten Bangka mendukung mou / kerjasama antara dprd kabupaten bangka dengan kejaksaan negeri tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara, sehingga nantinya kita dapat berkonsultasi dengan pihak kejaksaan negeri , atau mungkin ada hal hal yang kita ragukan jadi kita bisa sharing dengan kejaksaan negeri tentang rancangan peraturan daerah inisiatif dprd atau ada hal- hal lain yang berkenaan dengan hukum, maka kami bisa minta pendapat hukum dengan kejaksaan negeri, biar kita bisa merasa nyaman dan aman dalam bertugas,” ungkapnya.

Atas nama DPRD Kabupaten Bangka Semoga dengan kerja sama ini dapat meningkatkan kinerja DPRD kabupaten bangka dan sekretariat dprd kabupaten bangka lebih baik lagi,”pungkasnya.

Sementara dikesempatan yang sama Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Futin Helena Laoli, SH.,MH., mengatakan Nota Kesepakatan ini bertujuan sebagai upaya tindakan preventif dan kuratif dan
menciptakan sinergitas serta kolaborasi anatara legislative dan yudikatif,” kata Bu Kajari Bangka.

Dijelaskannya, Untuk ruang lingkup Nota Kesepakatan antara DPRD Kab.Bangka dengan Kejaksaan Negeri Bangka Tentang Penanganan masalah Hukum Bidang Perdata dan TUN adalah sebagai berikut:

Pemberian Bantuan Hukum oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam perkara Perdata maupun Tata Usaha Negara untuk mewakili PIHAK KESATU berdasarkan Surat Kuasa Khusus, baik sebagai Penggugat maupun sebagai Tergugat yang dilakukan secara litigasi maupun non litigasi;

Pemberian Pertimbangan Hukum oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) dengan memberikan Pendapat Hukum (Legal Opinion/LO) dan/atau Pendampingan Hukum (Legal Assistance/LA) di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dan/atau Audit Hukum (Legal Audit) di bidang hukum Perdata;

Tindakan Hukum Lain, yaitu pemberian layanan oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) di luar Penegakan Hukum, Bantuan Hukum, Pelayanan Hukum, dan Pertimbangan Hukum dalam rangka menyelamatkan dan memulihkan keuangan/kekayaan Negara serta menegakkan kewibawaan pemerintah melalui negosiasi, mediasi dan fasilitasi;

Peningkatan kompetensi sumber daya manusia termasuk melalui pelatihan bersama, seminar, sosialiasi, magang dan penyediaan narasumber;

Kerjasama lain dalam rangka mitigasi resiko hukum, termasuk pencegahan tindak pidana Korupsi,” pungaksnya.

Oknum Guru SDN 4 Pulau Panjang Jemur Siswanya di Terik Matahari

Laporan Baim

Pangkalpinang – Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik sebagaimana diamanatkan dalam pasal 54 UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak, bahwa selama berada di sekolah anak-anak harus dilindungi dari berbagai kekerasan. Minggu (15/01).

Membangun sekolah ramah anak tanpa kekerasan adalah tugas dan tanggungjawab pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan setempat.

Namun lain halnya yang dialami seorang anak peserta didik yang masih duduk di bangku kelas 1 SD, sebut saja nama samaran Melati (umur 7 tahun perempuan) tanpa alasan jelas oleh Gurunya dihukum dengan cara dijemur dibawah terik matahari.

Hal itu menjadi keluh kesah RD (Orangtua korban), dan menyampaikan apa yang dialami putrinya kepada awak media ini.

“Sekira pukul 10.30 Wib dijemur di lapangan sekolah tanpa dasar yang jelas kesalahan apa yang dilakukan putriku, tiba-tiba dihukum kurang lebih 30 menit lamanya, inikan sudah tidak benar dan semena-mena atas tindakan tersebut kami orang tua menyesali dan tidak terima kenapa masih ada oknum-oknum guru bertindak seperti itu apalagi ini masih kelas 1 SD perempuan lagi,” keluh dan sesal RD.

Wakil Ketua DPD-08 Lembaga Investigasi Negara LIN Prov Babel. Agus Eko, SH., menyampaikan, mengutuk keras kalau saja masih ada oknum guru dengan dalih disiplin melakukan tindakan bertentang UU Perlindungan Anak dan Perempuan,” kata Agus akarab di Sapa Go Enk.

Ditegaskannya, sekolah-sekolah yang diduga masih menerapkan hukuman fisik atas nama mendisiplinkan siswa, hal itu tidak menimbulkan efek jera, malah akan berdampak buruk pada tumbuh kembang seorang anak, Ini keliru dan diduga kuat bisa melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak,” sebutnya.

Pasal 54
(1) Anak di dalam dan di lingkungan satuan pendidikan wajib mendapatkan perlindungan dari tindak Kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual, dan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain.

(2) Perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, aparat pemerintah, dan/atau Masyarakat. Dipasal tersebut sundah sangat terang dan jelas,” ungkapnya.

Kepada dinas Pendidikan terkait khususnya di Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan jangan berikan ruang dan tempat bagi oknum-oknum yang diduga melanggar aturan, copot dan diberi sangsi tegas kalau perlu dikeluarkan atau dipecat,” tegasnya.

Terpisah kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Selatan saat ditanya melalui pesan konfirmasi Via WA, Disekolah apa masih ada atau diperkenankan Guru dan seterusnya untuk melakukan tindakan hukum terhadap siswa/i didik?

Tegas Plt Kdis Pendidik Basel Elfan menjawab, Tidak ada aturan yang memperkenankan untuk melakukan tindakan tersebut,” tegasnya

“kami pun belum mendapatkan laporan terhadap hal tersebut,” jawabnya.

Awak media inipun konfirmasi ke Guru PAI yang merupakan salah satu guru di SDN 4 Pulau Panjang Desa Penutuk Kecamatan Lepar Kabupaten Bangka selatan saat ditanyakan apa yang mendasari anak dihukum dibawah terik matahari( dijemur), belum menjawab.

Konfirmasi terpisah terkait hal tersebut Via WA ke Wali kelas 1 hanya membaca belum menjawab namun Wali Kelas 6 SD tersebut yang menjawab, Benar Pak, ada, untuk lebih jelas silahkan konfimasi sama guru kelas 1,”jawabnya.