Ngeri!! Warga Keluhkan Jerambah Gantung Gelap Gulita

Laporan Baim

Posberitanasional.com, – Miris salah satu icon Kota Pangkalpinang Jembatan Jerambah Gantung terkesan terabaikan padahal dibagun dengan dana yang tidak sedikit mencapai puluhan Milyar kini kodisinya gelap gulita, tidak tampak adanya upaya pihak terkait menindak lanjuti keluh kesah pengguna jalan yang melintasi jembatan tersebut. Selasa (27/02).

Pantauan awak media ini di Jerambah Gantung dikala sore hari selasa 27 Februari 2024, ramai dilalui penguna jalan.(foto by Baim dan Tim)

Harmin bersama kawan kawannya yang juga Mahsiswa UBB menyayangkan tidak adanya langkah nyata dari pihak pemerintah, khususnya (Pemkot Pangkalpinang)

“Bener Bang (Wartawan-red) kami sudah berulang kali lewat dari kampus Universitas Bangka Belitung (UBB) ke Pangkalpinang dan sebaliknya kalau lewat malam gelap sekali, belum lagi antara jalan dan jembatanya posisinya beda tinggi hingga sering jumping dan ini benar-benar membahayakan, dan juga sering ada yang nongkrong – nongkrong hampir ketabrak, pokonya mengerikan.” kata Harmin

“Meminta kepada Pemerintah untuk segera melakukan tindakan nyata janganlah ini diabaikan, masa memasang lampu penerangan di kawasan jembatan tersebut musti harus menunggu lama,” sesalnya.

Konfirmasi terpisah ke Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Drs.Ubaidi terkait keluhan pengguna jalan tidak adanya sara prasarana penerangan jalan di Jembatan tersebut belum menjawab

Sebelumnya Budayawan dan Sejarawan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Akhmad Elvian menjelaskan kehadiran Jembatan Jerambeh Gantung yang dibangun Pemerintah Kota Pangkalpinang mengusung tiga konsep.

1.Menghargai masa lalu (honoring the past), 2. Merayakan masa kini (celebrating the present), dan
3. Merangkul masa depan (embracing the future).

Elvian membeberkan, berdasarkan konsep tersebut, menghargai masa lalu menjelaskan Jembatan Air Kerabut merupakan aset peninggalan Pemerintah Belanda sejak tahun 1938 seperti yang tertulis disalah satu bagian Jerambah Gantung yang lama. Hal ini tentunya memiliki nilai sejarah yang panjang dan wajib untuk di hargai.

Konsep kedua, Wali Kota membangun jembatan tersebut dan meresmikannya guna membantu masyarakat dari dan ke Pangkalpinang dengan harapan menjadikan daerah tersebut menjadi pusat ekonomi baru di masa depan serta menjadikan daya tarik di Kota Beribu Senyuman.

Sejarah pembangunan jembatan tersebut, bermula sejak tahun 1951 Masehi, Pemerintah Hindia Belanda membangun jalan raya yang menjadi penghubung antar wilayah Pangkalpinang dan Merawang.

Elvian juga berpesan kepada masyarakat agar menjaga bangunan, termasuk berhati-hati saat melakukan swafoto ketika mengunjungi area tersebut mengingat kawasan Jembatan Air Kerabut merupakan kawasan lalu lintas kendaraan dan habitat buaya muara.