Laporan kontributor : Lusiana


Foto: Bangunan rumah toko (ruko) di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) saat terbakar di lahap si jago Merah (Selasa 9/12/2025).
Jakarta – Peristiwa tragis terjadi Akibat SiJago Merah melahap membakar Bangunan rumah toko (ruko) di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) terbakar. Proses pemadaman dan evakuasi korban masih dilakukan.
Informadi didapat di Jago Merah ( api ) sudah padam tidak berkobar lagi dari ruko yang terbakar di Jalan Letjend Suprapto, Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakpus. Petugas pemadam kebakaran (damkar) masih berupaya menghilangkan kebulan asap dari dalam bangunan ruko.
Damkar yang membawa mobil penghisap asap agar ruko tersebut dapat dimasuki petugas damkar untuk mengevakuasi dugaan korban yang masih berada di dalam ruko tersebut.
Nampak Pula Damkar mengerahkan juga bronto skylift untuk menggapai lantai atas ruko tersebut. Petugas damkar masih menyisir setiap titik api tersisa untuk memadamkan seluruhnya kebakaran di gedung tersebut.
Terlihat pula sejumlah kaca di gedung tersebut pecah di setiap lantainya. hitam pekat bekas kebakaran juga terlihat membekas di jendela maupun bangunan tersebut.
Nampak 29 unit mobil damkar beserta 101 personel dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran.
Peristiwa kebakaran ini dilaporkan warga kepada petugas damkar sekitar pukul 12.43 WIB. Operasi pemadaman dimulai pukul 12.50 WIB.
Saat ini petugas masih melakukan fase pendinginan untuk memastikan api mati total dan tak ada penyalaan api kembali.
Ruko Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) yang terbakar menelan Korban tewas diduga ada sekitar puluhan orang lebih.
“Sampai pukul 15.30 WIB, kurang lebih sekitar 17 jiwa,” ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo kepada awak media.
Dan berdasarkan data yang dipaparkan di lokasi, sudah nampak ada 7 jasad korban yang sudah dievakuasi. Ketujuh korban terdiri dari 4 perempuan dan 3 laki-laki ” tuturnya.
Jasad korban segera dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi lebih lanjut.
