September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

‎Reses di Desa Dalil, Narulita Sari Salurkan Bantuan Pribadi untuk Pengeboran Air Bersih MTs Nurul Hidayah

Laporan Alpian


‎BANGKA,POSBERNAS — Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat menjadi salah satu perhatian Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Fraksi Partai Gerindra, Narulita Sari, S.E., M.M., saat melaksanakan reses hari kedua Masa Sidang III Tahun Sidang II 2026 di Desa Dalil, Kabupaten Bangka, Sabtu (12/9/2026).

‎Dalam pertemuan bersama masyarakat, persoalan ketersediaan air bersih di MTs Nurul Hidayah menjadi salah satu aspirasi yang paling menonjol. Kondisi tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas para siswa, terutama untuk kebutuhan berwudhu dan kegiatan sehari-hari di lingkungan madrasah.

‎Asep, salah seorang masyarakat Desa Dalil, menyampaikan langsung persoalan tersebut kepada Narulita Sari.

‎“Dengan hadirnya Ibu Narulita Sari di Desa Dalil, permasalahan kami di sini, Bu, yaitu kurangnya air di MTs Nurul Hidayah. Memang air yang kami butuhkan,” ujarnya.

‎Keluhan serupa juga disampaikan masyarakat lainnya. Mereka mengungkapkan bahwa keterbatasan air bahkan membuat anak-anak yang hendak berwudhu harus menghadapi kondisi ketersediaan air yang kerap habis.

‎“Air ini menjadi kendala utama di MTs Nurul Hidayah ini, karena banyak anak-anak mengambil air wudhu di mushola, kehabisan air,” ungkap warga.

‎Mendengar aspirasi tersebut, Narulita Sari menyatakan komitmennya untuk membantu secara langsung. Ia memastikan bantuan pengeboran air bersih untuk MTs Nurul Hidayah akan diberikan menggunakan dana pribadinya bersama keluarga, bukan berasal dari anggaran pemerintah.

‎“Saya ingin bermanfaat kepada masyarakat, terutama di Desa Dalil yang saya melakukan reses hari ini di Desa Dalil. Apapun itu bentuk manfaatnya, intinya saya ingin membantu serta mendengar masyarakat Dalil,” kata Narulita.

‎Narulita menjelaskan, kebutuhan air bersih tersebut merupakan aspirasi yang disampaikan masyarakat, khususnya terkait kondisi MTs Nurul Hidayah yang membutuhkan sumber air yang lebih memadai.

‎“Aspirasi dari Kang Asep, selaku masyarakat Desa Dalil, untuk Pak Ketua Yayasan memang butuh air bersih. Jadi melalui Kang Asep bahwa MTs Nurul Hidayah yang membutuhkan air bersih,” ujarnya.

‎Ia pun mengambil langkah nyata dengan memberikan bantuan untuk pembangunan sumur bor air bersih di lingkungan MTs Nurul Hidayah.

‎“Di MTs Nurul Hidayah kami sekeluarga Narulita Sari memberikan bantuan air bersih, jadi kita akan melakukan pengeboran air untuk di MTs Nurul Hidayah Desa Dalil. Itu dari dana saya pribadi, bukan dari pemerintah, ini merupakan dari keluarga kami,” tegas Narulita.

‎Menurut Narulita, bantuan tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk menjawab persoalan kebutuhan air saat ini. Ia berharap pengeboran air bersih yang nantinya dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para siswa, pengelola madrasah, serta masyarakat di lingkungan pendidikan tersebut.

‎“Bantuan pribadi dari saya dan keluarga saya tersebut untuk menjadi amal jariah kami sekeluarga dan juga almarhum ayah saya yang kemarin berpulang ke rahmatullah,” tuturnya.

‎Bagi masyarakat Desa Dalil, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang langsung menyentuh kebutuhan mereka.

‎“Pertama, masalah air bersih yaitu sumur bor. Itu alhamdulillah, terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Narulita Sari yang ingin membantu kami dengan dana pribadi Ibu,” kata salah seorang warga.

‎Selain persoalan air bersih, masyarakat dalam reses tersebut juga menyampaikan sejumlah aspirasi lain, mulai dari kebutuhan penambahan ruang kelas di MTs Nurul Hidayah, pembangunan pagar SMK 1 Bakam, hingga pelebaran jalan Desa Dalil.

‎Oji, warga Desa Dalil, turut menyampaikan harapan agar MTs Nurul Hidayah ke depan dapat berkembang menjadi pondok pesantren.

‎“Sudah lama warga kita mencanangkan supaya MTs Nurul Hidayah ini mendirikan pondok pesantren. Di situ nanti ada santri-santrinya. InsyaAllah dengan Bismillah, dengan modal seadanya,” ungkapnya.

‎Sementara itu, aspirasi mengenai pelebaran jalan juga disampaikan masyarakat agar akses kendaraan di Desa Dalil menjadi lebih nyaman dan tidak terjadi penumpukan.

‎Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Narulita menilai persoalan yang disampaikan masyarakat pada dasarnya berkaitan dengan kebutuhan fasilitas penunjang pendidikan dan aktivitas warga.

‎“Intinya, semuanya terkendala pada fasilitas untuk menunjang anak-anak di MTs Nurul Hidayah Desa Dalil ini,” katanya.

‎Narulita menegaskan, reses bukan sekadar agenda bertemu dan mendengar keluhan masyarakat. Baginya, aspirasi yang dapat diwujudkan melalui kemampuan dan kewenangannya akan diupayakan agar memberikan manfaat nyata.

‎Melalui bantuan pengeboran air bersih tersebut, Narulita berharap kebutuhan dasar di MTs Nurul Hidayah dapat segera teratasi sehingga para siswa dapat belajar dan menjalankan aktivitas keagamaan dengan lebih nyaman.

‎“Saya ingin bermanfaat kepada masyarakat.” Pesan tersebut menjadi garis besar kehadiran Narulita di Desa Dalil mendengar langsung persoalan warga dan berupaya menghadirkan solusi yang bisa dirasakan secara nyata.

https://www.posberitanasional.com/