Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Mahasiswa KKN Universitas Riau Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Desa Sebauk Le Program SELARAS 2026

Laporan Jurnalis : Dody Saputra

Bengkalis : Mahasiswa KKN Universitas Riau lakukan kegiatan SELARAS (Sebauk Lestari dan Asri) 2026 dengan penanaman 1.300 Bibit Mangrove dengan tema Menanam Harapan di Pesisir Sebauk.

Sebanyak 1.300 bibit mangrove ditanam oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau bersama Pemerintah Desa Sebauk, masyarakat, dan mitra perusahaan di kawasan Wisata Ekosistem Mangrove Desa Sebauk, Kecamatan Bengkalis, Minggu 26 Juli 2026.

Aksi yang dikemas melalui Program SELARAS (Sebauk Lestari dan Asri) ini menjadi langkah nyata untuk menghijaukan kembali kawasan pesisir sekaligus memperkuat upaya rehabilitasi mangrove di Desa sebauk

Program tersebut lahir sebagai respons terhadap ancaman abrasi yang terus menggerus wilayah pesisir Kabupaten Bengkalis, termasuk Desa Sebauk. Dalam beberapa tahun terakhir dan didukung oleh Hasil Observasi Mahasiswa KKN Universitas Riau 2026, vegetasi mangrove di sejumlah kawasan mengalami penurunan akibat pemanfaatan yang berlebihan, termasuk penebangan yang tidak diimbangi dengan upaya penanaman kembali. Kondisi tersebut menyebabkan fungsi mangrove sebagai benteng alami pesisir semakin melemah, sehingga kawasan ini menjadi lebih rentan terhadap abrasi.

Berangkat dari kondisi tersebut, Tim KKN Universitas Riau menginisiasi Program SELARAS sebagai upaya mengembalikan fungsi ekologis mangrove sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestariannya.

Penanaman mangrove dipilih karena memiliki peran penting dalam meredam abrasi, menjaga habitat berbagai biota pesisir, menyerap karbon biru, serta mempertahankan keseimbangan ekosistem. Selain aksi penanaman.

Tim KKN Universitas Riau juga menyelenggarakan edukasi kepada masyarakat dan pelajar mengenai pentingnya mangrove bagi lingkungan pesisir, sehingga upaya rehabilitasi tidak berhenti pada penanaman semata, tetapi juga membangun kepedulian yang berkelanjutan.

Salomo Rizky C. Napitupulu, Penanggung Jawab Program SELARAS “Melalui Program SELARAS yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Mangrove Sedunia 26 Juli 2026, kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan rehabilitasi mangrove yang berkelanjutan di Desa Sebauk, bukan hanya sebatas kegiatan seremonial. Selain penanaman, kami juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat agar tumbuh kepedulian bersama dalam menjaga ekosistem pesisir. Harapannya, SELARAS dapat memperkenalkan potensi Desa Sebauk sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas untuk mendukung pelestarian mangrove secara berkelanjutan.” Ucap nya

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, masyarakat Desa Sebauk membentuk kelompok pemelihara mangrove yang akan melakukan perawatan terhadap bibit yang telah ditanam. Langkah ini diharapkan mampu mendukung tingkat keberhasilan hidup mangrove hingga mencapai sekitar 80 persen.

Melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, dan mitra perusahaan, Program SELARAS 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus menumbuhkan budaya menjaga dan menanam kembali mangrove sebagai warisan lingkungan bagi generasi mendatang.

Program ini terlaksana atas kerja sama seluruh anggota Tim KKN Universitas Riau Desa Sebauk, yaitu M. Reza Maulana, Salomo Rizky C. Napitupulu, Salsabila, Angelica C., Nova Sarina, Ratih Asri A., M. Adam Bahtiar, Angie Aurellia Wijaya, Chahniyan Regina K.Z., dan Ridonius Munthe.

https://www.posberitanasional.com/