Laporan Jurnalis : Celvin MELIAU, SANGGAU — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, mulai dikeluhkan masyarakat di
Laporan Jurnalis : Celvin
MELIAU, SANGGAU — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, mulai dikeluhkan masyarakat di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kondisi tersebut terjadi setelah adanya keterlambatan pengiriman BBM ke sejumlah SPBU dan Pertamina Pertashop.
Informasi didapat sejumlah Pertashop bahkan dilaporkan tutup selama beberapa hari akibat belum menerima pasokan. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, khususnya Pertamax yang disebut sudah tidak tersedia sekitar empat hingga lima hari di salah satu Pertashop.
“Pertashop sangat dibutuhkan masyarakat Meliau. Kalau sampai tutup karena pasokan terlambat, masyarakat tentu kesulitan mendapatkan BBM,” ujar Aldi, salah seorang warga setempat.

Ia berharap persoalan distribusi BBM tersebut segera ditangani agar tidak mengganggu aktivitas dan perekonomian masyarakat.
Sementara itu, seorang direktur SPBU di Meliau saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir pihaknya belum dapat melakukan pengiriman BBM. Salah satu kendala yang disebutkan adalah belum tersedianya kendaraan pengangkut untuk proses distribusi.
Keterlambatan pasokan tersebut juga berdampak pada SPBU yang masih beroperasi. Antrean kendaraan disebut memanjang hingga memakan badan jalan karena masyarakat harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM.
Kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas di jalan raya.
Masyarakat berharap pihak Pertamina segera melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi dan memastikan ketersediaan BBM di wilayah Meliau, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan aktivitas perekonomian maupun lalu lintas kembali berjalan normal.