Laporan Alpian PANGKALPINANG,POSBERNAS – Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan arah pembangunan daerah untuk lima tahun mendatang melalui konsep Pangkalpinang SMART.
Laporan Alpian
PANGKALPINANG,POSBERNAS – Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan arah pembangunan daerah untuk lima tahun mendatang melalui konsep Pangkalpinang SMART. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin saat memimpin Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-269, Kamis (17/9/2026).
Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang itu mengusung tema “Pangkalpinang Menang, Pangkalpinang SMART”. Momentum hari jadi tidak hanya dimaknai sebagai peringatan perjalanan sejarah kota, tetapi juga menjadi ruang untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat arah pembangunan ke depan.
Dalam amanatnya, Saparudin menyampaikan visi Pemerintah Kota Pangkalpinang selama lima tahun ke depan yang menitikberatkan pada pembangunan kota yang seimbang, berdaya saing serta berkelanjutan.
”Visi kami selama lima tahun ke depan adalah Pangkalpinang SMART: Kota Pangkalpinang yang Seimbang, Mapan, Amanah, Rukun, dan Tangguh. Visi ini mencerminkan komitmen Pangkalpinang untuk tumbuh sebagai kota modern, berdaya saing, dan berkelanjutan dengan keseimbangan antara kemajuan ekonomi, sosial, tata kelola, dan lingkungan hidup,” ujar Wali Kota Pangkalpinang Kamis (17/9/2026).
Menurut Saparudin, usia 269 tahun menjadi momentum penting untuk melihat kembali perjalanan panjang Pangkalpinang sejak masa pemerintahan Sultan Susuhunan Ahmad Najamuddin Adi Kesumo pada 1757. Namun, peringatan hari jadi juga harus dimanfaatkan sebagai bahan refleksi dalam menentukan langkah pembangunan kota.
Sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pangkalpinang memiliki sejumlah fungsi strategis. Peran tersebut mencakup pusat pemerintahan, perdagangan dan industri, pelayanan sosial, administrasi pertambangan timah, serta aktivitas lembaga keuangan.
Dalam kesempatan tersebut, Saparudin turut menjelaskan substansi tema “Pangkalpinang Menang, Pangkalpinang SMART”. Menurutnya, kata Menang menggambarkan optimisme sekaligus ketangguhan Pangkalpinang dalam menghadapi berbagai perubahan.
Sementara konsep SMART diarahkan melalui enam pilar transformasi kota cerdas, yakni Smart Governance, Smart Society, Smart Economy, Smart Environment, Smart Culture, dan Smart Infrastructure.
”Menang tidak semata-mata berarti kemenangan dalam kompetisi, tetapi memiliki makna yang lebih luas, yaitu menang dalam memberikan pelayanan, menjaga lingkungan, membangun ekonomi, hingga meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tuturnya.
Di penghujung amanat, Saparudin bersama Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna mengajak seluruh unsur masyarakat untuk mengambil bagian dalam pembangunan kota.
Sinergi tersebut diharapkan melibatkan jajaran birokrasi, tokoh agama, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat secara luas.
”Percaya kita pacak, jika kita bersinergi dalam membangun dan mengembangkan Kota Pangkalpinang tercinta, insyaallah bersama-sama kita wujudkan Pangkalpinang menjadi kota yang seimbang, mapan, amanah, rukun, dan tangguh,” tegasnya.
Upacara peringatan HUT ke-269 Kota Pangkalpinang yang dikoordinasikan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Bagian Kesra Setdako Pangkalpinang tersebut berlangsung khidmat.
Nuansa adat turut mewarnai pelaksanaan upacara. Seluruh peserta terlihat mengenakan pakaian adat Baju Melayu lengkap dengan destar.