Jelang Mudik Lebaran 2026, Pelni Jangkau Nusantara Berikan Diskon dan Ratusan Tikat Gratis

Laporan Baim

Jakarta,Posbernas- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) kembali menghadirkan angin segar bagi masyarakat yang mengunakan sarana prasarana moda trasportasi laut (Kapal Laut) dan ingin pulang kampung pada momentum Ramadan dan Idulfitri 2026. Melalui dua skema sekaligus, PT Pelni memberikan tarif diskon dan mudik gratis, BUMN pelayaran ini membuka akses perjalanan laut yang lebih terjangkau dan inklusif. Rabu (25/02/26)

Direktur Utama PT PELNI (Persero) Tri Andayani melalui Corporate Communications Manager PT PELNI (Persero), Nadya Nathasya Zahra, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi nasional.

“Program Mudik Gratis PELNI menjadi salah satu bentuk kontribusi kami dalam memberikan kemudahan akses transportasi laut yang aman dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Diskon 30 persen tiket ekonomi, pada program pertama, PELNI memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi sebesar 30 persen dari tarif dasar kelas ekonomi. Potongan harga ini tidak termasuk biaya asuransi dan pas pelabuhan.

Diskon berlaku untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026, bertepatan dengan arus mudik dan arus balik Lebaran. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan okupansi kapal selama musim puncak perjalanan.

Kolaborasi BUMN: 2.556 tiket mudik gratis, tak hanya diskon, PELNI juga berkolaborasi dengan sejumlah BUMN dalam program bertajuk “Mudik Aman Berbagi Harapan”.

Dalam program mudik gratis bersama BUMN, tersedia total 2.556 tiket secara nasional. Khusus PELNI, disiapkan 800 tiket gratis dengan rincian:

1. KM Dorolonda
Rute Balikpapan – Surabaya
Keberangkatan: 14 Maret 2026
Kuota: 400 tiket

2. KM Kelimutu
Rute Kumai – Semarang
Keberangkatan: 15 Maret 2026
Kuota: 400 tiket

Dua rute ini dipilih karena memiliki mobilitas penumpang yang tinggi saat musim mudik, khususnya dari Kalimantan menuju Pulau Jawa.

Syarat dan Ketentuan, calon peserta mudik gratis wajib memenuhi ketentuan berikut:

1. Memiliki kartu identitas berisi NIK (KTP untuk dewasa, serta Kartu Keluarga atau KIA untuk penumpang di bawah 17 tahun).

2. Memiliki akun pada aplikasi Pelni Mobile.

3. Hanya diperbolehkan mendaftarkan anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK).

Pendaftaran dibuka pada 13 Februari hingga 28 Februari 2026 atau sampai kuota terpenuhi. Berikut mekanismenya:

1. Calon pemudik mendaftar melalui tautan resmi sesuai rute keberangkatan:

Rute Kumai – Semarang: https://bit.ly/MudikGratisPELNIKumaiSemarang

Rute Balikpapan – Surabaya: https://bit.ly/MudikGratisPELNIBalikpapan-Surabaya

2. Setiap NIK hanya dapat mengisi formulir satu kali. Pendaftaran anggota keluarga dilakukan sesuai jumlah peserta yang didaftarkan.

3. Data yang masuk akan diverifikasi oleh PELNI.

4. Notifikasi hasil verifikasi dikirim melalui WhatsApp apabila data dan dokumen dinyatakan lengkap.

5. Peserta yang lolos verifikasi wajib melakukan penukaran tiket di:
-Kantor Cabang PELNI Kumai, atau
-Kantor Cabang PELNI Balikpapan,
dengan menunjukkan pesan verifikasi WhatsApp serta membawa identitas asli dan fotokopi.

6. Penukaran tiket tidak dapat diwakilkan dan harus dilakukan oleh nama yang terdaftar sesuai KK/KTP. Batas maksimal penukaran adalah H-2 sebelum keberangkatan.

7. Peserta akan menerima tiket dengan kode booking yang wajib ditukarkan menjadi boarding pass pada hari keberangkatan.

8. Seluruh peserta wajib mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku.

Mudik Lebih Aman dan Terencana, melalui dua program tersebut, PELNI ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan laut dengan aman, nyaman, dan terencana.

Selain membantu menekan biaya perjalanan, langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kelancaran arus mudik nasional.

Melalui kombinasi diskon tarif dan mudik gratis ini, PELNI berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan laut yang aman, tertib, dan penuh harapan. Dengan kuota terbatas, masyarakat diimbau segera mendaftar agar tidak kehilangan kesempatan pulang kampung tanpa biaya.” pungkasnya