Laporan Jurnalis ;Celvin
MELIAU , Terjadi antrian dari jam 5 pagi di karena kan volume pengiriman terlambat dan tidak mencukupi bahan bakar minyak ( BBM) di kecamatan Meliau yang menyebabkan antrian yang begitu padat hal ini menimbulkan kemacetan di jalan raya .
Informasi di terima awak media di lapangan , keterlambatan ini sangat disayangkan ,antrian sudah membludak karena sudah mendekati hari raya Idhul Fitri 1447 H tahun 2026 dan kebutuhan untuk para kendaraan BBM tidak terpenuhi alias sehingga menimbulkan tanda tanya besar saat ini.
Vokume pengiriman BBM hanya 5 Ton saja , sedangkan kecamatan Meliau sendiri memiliki banyak Desa , tapi pengiriman yang di lakukan oleh pihak Pertamina hanya pengiriman terbatas 5 ton saja , yang kemungkinan terbesar untuk warga kecamatan itu sendiri pun tak cukup terpenuhi , dan hampir merata untuk masyarakat yang desanya d sebrang itu sendiri tidak kebagian .

Dengan kejadian ini bagaimana tindakan yang harus di lakukan jikalau seperti ini , apakah dugaan adanya sebuah permainan apa dari pihak Pertamina sehingga jatah SPBU kecamatan Meliau hanya mendapat 5 ton saja , dan kenapa minyak non subsidi seperti Pertamax juga susah untuk di jangkau di PertaShop kecamatan Meliau ucap salah satu sumber yang tidaka mau disebutkan namanya.
Ada Apa dengan pihak Pertamina?
Dan kenapa harus pengiriman hanya dengan volume kapasitas 5 ton berakibat tidak mencukupi…
Saat berita diturunkan nampak menambah banyak antrian warga untuk mendapatkan Bahan Bakar minyak yang sangat sangat dibutuhkan.
