Diduga Human Error Alat Pemanas di SPPG Angsana Toboali Meledak, Ali Muzakhir Sampaikan Permohonan Maaf

Laporan Baim

TOBOALI,POSBERNAS – Kelalaian manusia (human error) adalah kegagalan bertindak yang tidak sesuai standar, tidak sesuai prosedur, atau ketidak hati-hatian, hingga berujung kerugian, sebuah alat pemanas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Angsana Toboali, Bangka Selatan meledak pada Jumat (10/4/2026) sore.

Akibat ledakan itu membuat warga sekitar panik hingga berhamburan keluar, tidak ada korban jiwa namun rumah warga yang berdekatan mengalami kerusakan

” Ali Muzakhir pemilik usaha SPPG mengatakan, secara pribadi menyampaikan permohonan maaf kepada para tetangga sekitar SPPG, ini murni kelalain pekerja SPPG.”sesalnya

Tadi kami juga suda sama-sama turun langsung bersama pihak Tim BGN dan juga pihak kepolisian

Namun demikian kami terbuka tetap menampung segala sesuatu yang diperlukan, utamnya tetangga yang terdampak

“Itu yang meledak bukan tabung gas, melainkan alat pemanas atau pengering yang biasanya dikendalikan yang sudah ahlinya ternyata saat dioprasikan bukan yang membidangnya, namun apapun itu akibat yang ditimbulkannya kami siap bertanggung jawab.”pungkasnya

Diketahui SPPG Angsana Toboali merupakan yang pertama kali beroperasi memberikan peluang pekerjaan bagi warga lokal, sebanyak 50 orang dari Bangka Selatan khususnya warga Toboali dipekerjakan, 3 orang dibayar langsung oleh BGN, SPPI (kepala dapur), Ahli gizi dan Akuntan, sisanya ada 47 orang relawan diantranya, chef, pemorsian, memasak, pencucian dan juga bagian distribusi