Laporan Jurnalis : Dody Saputra
BENGKALIS (RIAU) – Komitmen Polri, khususnya Polsek Bengkalis, dalam menyukseskan program pemerintah tentang Swasembada dan Ketahanan Pangan terus dibuktikan secara nyata. Hal ini terlihat jelas dari dedikasi Personil Polsek Bengkalis AIPTU SOFYAN HADI yang turun langsung membantu petani merawat tanaman jagung pipil milik BUMDES Dara Sembilan, di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.
Aksi “Polisi Cinta Petani” ini dilaksanakan pada hari ini, Kamis (11/06/2026), di lokasi lahan pertanian terpadu yang terletak di Jln. Sepakat Dusun IV Rt 01 Rw 07 Desa Senggoro. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, nampak personil kepolisian, dengan mengenakan seragam dinas namun tetap mematuhi aspek fungsional dengan memakai topi dengan telaten dan sabar melakukan pemeriksaan terhadap batang-batang jagung.

Perawatan yang dilakukan mencakup berbagai hal, mulai dari pemantauan kondisi pertumbuhan tanaman, ada juga Sebagian tanaman jagung yang sudah di panen, pengecekan ketersediaan air di area perakaran, hingga identifikasi potensi gangguan hama atau penyakit. Interaksi hangat juga terbangun antara personil Polsek Bengkalis dengan petani lokal yang mendampingi di lapangan di mana polisi tak segan-segan untuk mendiskusikan metode perawatan terbaik dengan para praktisi langsung, sambil turut serta mengecek kualitas bulir jagung dari tongkolnya.
“Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat, khususnya para petani. Kami tidak hanya bertugas menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di kantor saja, tetapi juga bertanggung jawab secara moral untuk ikut menyukseskan program prioritas nasional, yaitu ketahanan pangan,” ujar Kapolsek Bengkalis IPTU HENDRO WAHYUDI,S.H.,M.H. dalam pernyataan terpisah.
Lebih lanjut, inisiatif ini juga merupakan wujud kepedulian Polsek Bengkalis terhadap peningkatan ekonomi desa. Dukungan yang diberikan kepada BUMDES Dara Sembilan dalam budidaya jagung pipil ini diharapkan dapat memacu produktivitas petani lokal, sehingga Desa Senggoro tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan internalnya sendiri (swasembada), namun juga dapat berkontribusi pada pasokan pangan di tingkat yang lebih luas, seperti Kabupaten Bengkalis.
Para petani di Desa Senggoro menyambut positif bantuan tenaga dan moral yang diberikan oleh Polsek Bengkalis. Kehadiran personil kepolisian di lapangan tidak hanya memberikan motivasi tambahan bagi mereka dalam bekerja, tetapi juga memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan yang kondusif sekaligus produktif.
“Terima kasih atas dukungannya, Bapak-bapak Polisi. Perhatian dari polisi membuat semangat kami untuk terus bertani, guna mencapai desa yang makmur dan mandiri,” tutur salah satu perwakilan petani lokal.
Diharapkan, kolaborasi harmonis ini terus terjalin dan menjadi model contoh bagi daerah lain, demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan.
