Laporan Jurnalis : Dody Saputra
BENGKALIS – Guna memperkuat ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan di tingkat wilayah, Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkalis terus bergerak aktif di tengah masyarakat. Melalui program inovatif “Polisi Cinta Petani”, personel Bhabinkamtibmas Polsek Bengkalis BRIGADIR POLISI HENDRY HIDAYAT turun langsung ke lapangan untuk mematangkan perencanaan penanaman jagung pipil.
Langkah konkret ini menyasar wilayah potensi pertanian di Jalan Binjai, RT 005 / RW 017, Dusun Kembung Dalam, Desa Pematang Duku, Kecamatan Bengkalis.
Sinergi dan Peninjauan Lahan lapangan
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Bengkalis, Brigadir Henry, koordinasi intensif bersama aparatur desa dan tokoh masyarakat setempat. Pertemuan ini difokuskan pada pemetaan data, administrasi, serta kesiapan kelompok tani yang akan mengelola program penanaman jagung pipil tersebut.

Tidak hanya berdiskusi di meja kerja, personel Polsek Bengkalis bersama perwakilan warga juga langsung melakukan peninjauan kondisi fisik lahan di sepanjang Jalan Binjai.
Langkah ini diambil guna memastikan lahan yang dipersiapkan benar-benar optimal dan siap untuk masa tanam. Wujud Nyata Ketahanan Pangan Kapolsek Bengkalis IPTU HENDRO WAHYUDI, S. H., M.H menyatakan bahwa kehadiran Polri dalam sektor pertanian ini merupakan wujud dukungan penuh terhadap program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kemandirian pangan.
“Melalui program Polisi Cinta Petani, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi warga, salah satunya dengan optimalisasi lahan pertanian di Desa Pematang Duku ini,” ujarnya.
Masyarakat Dusun Kembung Dalam menyambut baik program ini. Dengan adanya pendampingan langsung dari kepolisian, para petani merasa lebih termotivasi untuk menyukseskan budidaya jagung pipil yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal sekaligus memperkokoh ketahanan pangan di Kabupaten Bengkalis.
