Laporan Jurnalis : Dody Saputra
BENGKALIS — Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah RI terkait pencapaian swasembada dan penguatan ketahanan pangan nasional, Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkalis kembali menunjukkan aksi nyata di lapangan. Melalui program inovatif “Polisi Cinta Petani”, personel jajaran Polsek Bengkalis AIPDA RANO turun langsung ke lahan pertanian warga untuk membantu perawatan komoditas pangan lokal, Minggu (21/6).
Aksi pendampingan ini dilaksanakan secara humanis di lahan pertanian yang berlokasi di Jalan Bathin Alam, Gang Maulana, RT 08 / RW 04, Desa Kuala Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.
Di lokasi tersebut, personel kepolisian bersinergi erat dengan petani setempat dalam merawat tanaman jagung pipil yang saat ini sedang berada dalam masa pertumbuhan awal.
Pantauan di lokasi menunjukkan anggota Polsek Bengkalis yang mengenakan seragam dinas lengkap tidak canggung untuk berbaur dengan tanah. Bersama petani, personel ikut membersihkan rumput liar (gulma) di sela-sela bedengan, menggemburkan tanah menggunakan cangkul, serta memeriksa jalur pipa penyiraman guna memastikan pasokan air bagi bibit jagung tetap optimal di cuaca yang menentu.

Kapolsek Bengkalis IPTU HENDRO WAHYUDI, S.H.,M.H. menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen polri untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), melainkan juga menjadi motor penggerak ketahanan pangan di wilayah pedesaan. Sinergi antara aparat kepolisian dan petani diharapkan mampu mendongkrak semangat kerja serta mengoptimalkan hasil panen secara swasembada.
”Kehadiran kami di tengah-tengah petani melalui program ‘Polisi Cinta Petani’ ini adalah bentuk dukungan moril sekaligus fisik. Kami ingin memastikan para petani merasa didukung penuh. Jika ketahanan pangan di tingkat desa seperti di Desa Kuala Alam ini kuat, maka secara otomatis ketahanan pangan daerah hingga nasional juga akan tangguh,” ujar perwakilan Polsek Bengkalis di sela-sela kegiatan pertanian tersebut.
Komoditas jagung pipil yang ditanam di wilayah ini dinilai memiliki potensi strategis untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak maupun bahan baku industri sekunder, sehingga keberhasilan panennya sangat krusial bagi peningkatan ekonomi warga lokal. Melalui perawatan yang intensif dan terjadwal seperti ini, diharapkan pertumbuhan jagung terhindar dari serangan hama dan penyakit tanaman.
Sementara itu, warga pemilik lahan di RT 08 / RW 04 Desa Kuala Alam menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian jajaran Kepolisian. Kehadiran polisi yang ikut mencangkul dan merawat tanaman memberikan motivasi tambahan bagi mereka untuk terus memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif demi kesejahteraan keluarga.
Kegiatan pendampingan pertanian ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Polsek Bengkalis berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan sektor pertanian di wilayah hukumnya secara berkala hingga memasuki masa panen raya tiba
