PKL Pangkalpinang Deklarasikan Dukungan untuk Menjaga Kondusivitas dan Kerukunan Kota

Laporan Baim

PANGKALPINANG,POSBERNAS – Guna memastikan roda perekonomian terus berputar dengan stabil, komunitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Pangkalpinang menyatakan komitmen penuh untuk menjaga kondusivitas serta kerukunan masyarakat. Deklarasi dukungan ini disampaikan secara resmi dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, pada Minggu sore (28/6).

Para pelaku usaha mikro ini menyadari bahwa iklim sosial yang aman dan rukun merupakan fondasi paling mendasar bagi keberlangsungan kegiatan ekonomi. Tanpa adanya kondusivitas wilayah, aktivitas perdagangan yang menjadi tumpuan hidup para pedagang dikhawatirkan akan terganggu.

Koordinator Komunitas PKL Pangkalpinang, Mangimpal, menegaskan bahwa tanggung jawab menciptakan suasana kota yang damai bukan hanya menjadi tugas aparat keamanan, melainkan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pedagang.

“Kami sepakat bahwa kondusivitas wilayah dan kerukunan antarwarga adalah napas utama dalam menjalankan roda perekonomian. Jika lingkungan kita aman dan harmonis, maka masyarakat dapat berbelanja dengan tenang dan aktivitas ekonomi akan terus berjalan optimal,” ujar Mangimpal saat diwawancarai seusai deklarasi.

Dalam kesempatan tersebut, Mangimpal juga menitipkan pesan penting kepada seluruh anggota komunitas dan masyarakat Pangkalpinang agar lebih bijak dalam menyaring informasi. Ia mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi negatif atau hoaks yang berpotensi memecah belah kerukunan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terjebak dalam narasi provokatif. Mari kita jaga Pangkalpinang agar tetap kondusif, karena stabilitas sosial adalah modal utama kita dalam mencari nafkah dan menumbuhkan ekonomi kerakyatan,” tambahnya.

Langkah yang diambil oleh komunitas PKL ini mendapat apresiasi sebagai bentuk kesadaran kolektif dari pelaku usaha bawah dalam mendukung stabilitas daerah. Diharapkan, ikrar ini menjadi momentum bagi sektor lain untuk turut serta menjaga kerukunan, sehingga Kota Pangkalpinang tetap menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja untuk beraktivitas dan berusaha.