Laporan Redaksi : Bams
CIMAHI – Menyusul teguran tegas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait maraknya peredaran obat keras terlarang tramadol di Kota Cimahi, Wali Kota Ngatiyana menyatakan siap mengambil langkah tegas dan membersihkan peredaran obat berbahaya tersebut dari kotanya.
Dalam pernyataan yang disampaikan di hadapan para kepala daerah se-Jawa Barat, Selasa (4/8/2026), Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan: “Bapak Tentara, sikat!” seraya menyoroti dugaan peredaran tramadol yang disebut-sebut mendapat perlindungan pihak tertentu. Ia pun mempertanyakan ketegasan aparat dalam menindak persoalan yang merusak masa depan generasi muda ini.
Menyambut seruan tersebut, Wali Kota Ngatiyana berjanji tidak akan tinggal diam. Sebagai putra prajurit yang memiliki jiwa disiplin dan tanggung jawab, ia menegaskan siap turun langsung dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat serta aparat keamanan untuk membasmi peredaran obat terlarang hingga ke akar-akarnya.
Kita rakyat Cimahi pun sepenuhnya mendukung langkah Wali Kota Ngatiyana. Mari kita berikan dukungan penuh, pantau bersama, dan laporkan setiap indikasi peredaran obat terlarang yang kita temui. Bersama ketegasan pimpinan dan gotong royong seluruh warga, Cimahi pasti bisa kembali bersih dari obat berbahaya dan menjadi kota yang sehat serta aman bagi generasi penerus!
