CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA, MAHASISWA KKN UNMUH BABEL PERKUAT PERAN MASYARAKAT

Laporan Baim

BANGKA,POSBERNAS — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) menggelar sosialisasi bertema “Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Desa Gunung Muda”. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di lingkungan desa. Rabu (12/08/2026)

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka,serta melibatkan perangkat desa dan masyarakat Desa Gunung Muda sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak yang dapat ditimbulkan bagi individu, keluarga, dan lingkungan sosial, serta pentingnya peran masyarakat dalam melakukan pencegahan sejak dini.

“Narkoba adalah musuh nyata yang bisa menyusup ke lingkungan mana pun. Pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi butuh peran aktif dari bapak dan ibu sekalian di lingkungan keluarga maupun desa. Jangan ragu atau takut untuk melapor jika melihat indikasi peredaran gelap narkoba di sekitar kita. Kepedulian warga adalah benteng pertahanan paling kuat,” imbau narasumber dari BNN Kabupaten Bangka di hadapan para peserta sosialisasi.

Mahasiswa KKN Unmuh Babel menilai lingkungan masyarakat memiliki posisi penting dalam mencegah munculnya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Kepedulian warga, komunikasi antarmasyarakat, serta keberanian untuk melaporkan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan desa yang aman dan sehat.

Ketua KKN Unmuh Babel, Agung Suryanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian nyata mahasiswa terhadap masa depan desa.
“Program ini kami inisiasi karena menyadari bahwa lingkungan yang sehat adalah hak setiap warga.

Kami berharap sosialisasi ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban program kerja kampus, tetapi benar-benar menjadi fondasi kuat bagi warga Desa Gunung Muda untuk terus melindungi generasi penerusnya dari ancaman narkotika,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta dalam penyampaian materi dan diskusi. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, pengalaman, maupun kondisi yang berkaitan dengan upaya pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat.

Pentingnya peran masyarakat ini turut diamini oleh Ibu Hernati, salah satu perwakilan masyarakat yang hadir.

Ia menegaskan bahwa langkah pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil. “Pencegahan harus dilakukan sejak dini, terutama dari keluarga sendiri. Jangan sampai sudah terlanjur kena, baru mengetahui dan menindaklanjuti,” ungkapnya.

Ibu Hernati juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap generasi muda yang rentan akan pengaruh buruk dari luar. “Semua masyarakat harus terlibat seluruhnya, apalagi anak-anak remaja sekarang yang sudah selalu berhubungan dengan HP (gawai),” tambahnya.

Menurutnya, sosialisasi ini sangat krusial bagi warga agar kedepannya tidak ada yang menyesal. “Biar masyarakat Desa Gunung Muda tahu bahayanya narkoba, jangan sampai nanti sudah berurusan dengan hukum,” pungkasnya

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unmuh Babel berharap pengetahuan yang diperoleh masyarakat tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Peran keluarga, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang mampu mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.

Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, BNN Kabupaten Bangka, dan masyarakat, upaya pencegahan narkoba di tingkat desa diharapkan dapat dilakukan secara lebih kuat dan berkelanjutan. Desa Gunung Muda diharapkan mampu menjadi lingkungan yang semakin peduli terhadap bahaya narkoba serta turut menjaga generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkotika.