Laporan Pian
PANGKALPINANG,POSBERNAS — Sebanyak 683 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Sinar Bulan, Kecamatan Gabek, menerima bantuan beras cadangan pangan pemerintah, Rabu (8/4/2026). Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Penjabat Wali Kota Pangkalpinang melalui Sekretaris Daerah, Mie Go, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari cadangan pangan pemerintah pusat yang didistribusikan ke daerah.
“Ya, hari ini di Kelurahan Sinar Bulan ada penyaluran beras cadangan pangan dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah. Dengan data, ada 683 penerima bantuan, kemudian total berasnya kurang lebih 13 ton lebih, karena masing-masing KK menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak merek Minyak Kita,” ujarnya
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat penerima, sekaligus menjadi langkah strategis dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga di daerah.
“Kita harapkan bantuan ini bermanfaat dan digunakan dengan baik. Harapan kita juga untuk menjaga pasokan harga, stabilitas harga, dan inflasi. Ini yang menjadi tugas kami Pemerintah Daerah,” katanya.
Selain itu, Mie Go juga menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan sebagai faktor pendukung masuknya investasi ke daerah.
“Saya tadi sampaikan untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Dengan keamanan, tentu akan mempengaruhi investasi masuk, kemudian harga dan sebagainya,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam kebutuhan pangan seperti sayur-mayur dan bumbu dapur guna mendukung ketahanan pangan keluarga.
“Kita jalankan untuk menanam, misalnya sayur-mayur, kemudian berbagai macam bumbu dapur di lingkungan masyarakat sendiri. Karena ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan pribadi sekaligus menjaga inflasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, upaya pengendalian inflasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga dilakukan melalui gerakan penanaman cabai yang telah dicanangkan oleh gubernur dan didukung pemerintah daerah.
“Karena memang salah satu penyumbang inflasi adalah cabai. Maka tepat jika kita galakkan penanaman cabai di lingkungan kita. Dulu di Pangkalpinang dilakukan dengan polybag, ke depan melalui Dinas Pertanian akan kita galakkan kembali mengingat keterbatasan lahan,” katanya.
Program bantuan cadangan pangan ini, lanjutnya, juga akan disalurkan ke kelurahan lain sesuai dengan kesiapan masing-masing wilayah.
“Kelurahan lainnya juga sama, ini akan dibagi sesuai kesiapan. Program ini berlangsung untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret,” jelasnya
Mie Go juga mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah penerima bantuan pada tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kenaikan penerima, informasinya seperti itu, ada kenaikan. Tiga kali lipat jumlah penerima. Ini karena adanya penambahan desil, kalau dulu hanya desil satu dan dua, sekarang ditambah sampai desil empat,” ujarnya
Menurutnya, perluasan penerima bantuan ini menjadi kabar baik karena semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program pemerintah.
“Dengan adanya penambahan, kita bersyukur. Artinya dulu hanya desil satu dan dua, sekarang termasuk desil tiga dan empat,” tutupnya.
