
Foto: Lampu PJU Solar Cell yang tidak berfungsi.
Laporan Baim
BANGKA,POSBERNAS – Hampir seluruh penerangan jalan umum (PJU) jenis solar cell tidak berfungsi, diperparah lagi solar cell berikut battre/Aki dalam bok hilang atau raib dari tempatnya diduga digondol maling, hal itu diketahui saat awak media ini menelusi satu persatu lampu PJU, dimulai dari Kantor UPTD KPHP Sigambir Kotawaringin hingga sepanjang di Jalan Lintas Timur Agrowisata, Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.Sabtu 23/05/26
Dari pengamatan langsung dilapangan
pagar pengamanan /pengaman di box aki semua dirusak, Aki dan penyerap tenaga surya semuanya digondol maling yang disisakan rangka dan tiang.
Dipastikan Negara dirugikan, bisa diperkirakan kalau rata-rata satu tiang PJU kisaran 15 juta per satu set dikalikan lebih dari 150unit kisaran suda dua milyar lebih, ini tidak boleh dibiarkan pemda setempat harus melakukan tindakan nyata, jangan sampai dibiarkan.
Nyaris semua tiang lampu solar di beberapa titik sepanjang jalan lintas timur sekarang gelap gulita.
Ancaman kejahatan suda menanti korban, ini membuat masyarakat resah,jalan jadi gelap, rawan kecelakaan. Padahal lampu PJU ini dibeli pakai uang rakyat
Kami sebagai warga atau masyarakat meminta Pemkab Bangka segera turun langsung untuk menindak lanjuti, usut pelakunya, aset Negara dari pajak rakyat jangan dibiarkan hilang begitu saja.”sesalnya
Lanjut Dimas, Pju solar cell sepanjang jalan kawasan agrowisata, itu sudah lama terbengkalai pak belum juga ada perbaikan,seperti yang bapak lihat sendiri tinggal tiangnya saja.
Kami berharap aparat penagak hukum TNI/POLRI , Jaksa maupun penegak perda turun segera di lapangan lakukan pengamanan, minimal patroli supaya maling tidak leluasa beraksi.
Pemkab Bangka segera melakukan audit, mengganti aset yang hilang, memasang pengaman tambahan, dan segera mencari siapa pelakunya hukum harus tegak, ini Aset negara tidak boleh dibiarkan hilang begitu saja.
“Karena kalau dibiarkan, yang rugi bukan cuma pemerintah. Tapi kita semua.”ungkapnya
Bupati Bangka H. Fery Insani, S.E., M.M.,
saat dikonfirmasi terkait hal tersebut belum memberikan jawaban maupun tanggapan
