Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto kembali menuai sorotan

Laporan jurnalis Jajat

Bogor Pos Berita Nasional -Sejumlah orang tua murid di Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengeluhkan kualitas makanan yang dinilai tidak layak dan jauh dari standar gizi yang diharapkan.

Keluhan tersebut muncul setelah para siswa menerima makanan dari salah satu dapur MBG yang berada di wilayah Desa Sukaharja. Para wali murid menilai menu yang diberikan terkesan asal-asalan dan tidak mencerminkan program pemenuhan gizi bagi anak sekolah maupun ibu hamil.
“Mana yang bergizinya, masa anak saya dikasih saos dan gorengan bala-bala. Ya pasti anak saya buang,” ujar salah satu wali murid saat menyampaikan keluhannya, Kamis (22/5/2026).

Menurut para orang tua, banyak siswa memilih membuang makanan tersebut karena dinilai tidak layak konsumsi dan tidak sesuai selera anak-anak. Mereka khawatir kondisi itu justru membuat tujuan utama program pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak menjadi tidak tercapai.
Tak hanya di wilayah Sukamakmur, keluhan serupa juga dikabarkan terjadi di sejumlah daerah lain. Selain kualitas makanan yang dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang telah ditetapkan pemerintah, beberapa kasus bahkan disebut-sebut menyebabkan para siswa mengalami gangguan kesehatan hingga dugaan keracunan makanan.

Masyarakat berharap pemerintah pusat maupun pihak terkait dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap dapur-dapur penyedia MBG di berbagai daerah. Evaluasi terhadap kualitas menu, kebersihan, hingga penggunaan anggaran dinilai penting agar program unggulan pemerintah tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu demi keuntungan pribadi.

Warga juga meminta adanya tindakan tegas terhadap pengelola dapur MBG yang terbukti tidak menjalankan program sesuai standar, demi menjaga keberlangsungan dan suksesnya program pemenuhan gizi nasional bagi generasi penerus bangsa.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan yang pasti dari pemilik dapur MBG,Dari Sukamakmur bogor Jawa Barat melaporkan.