Laporan Baim
BATENG,POSBERNAS – Dinas kesehatan Kabupaten Bangka Tengah menggelar Rapat Koordinasi/Advokasi/Sosialisasi dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit tingkat Kabupaten, yang dibuka wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda, S.T., Beliau juga merupakan politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Selasa (14/04/26)
Kegiatan tersebut berlagsung selama dua hari tanggal 14-15/4/2026 diikuti Sebanyak 70 peserta dari masing-masing istansi pemerintahan di wilayah kabupaten Bangka Tengah
Zaitun, S.Si, Apt, M.P.H.,Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah mengatakan, Tujuan utama koordinasi, advokasi, dan sosialisasi pencegahan penyakit di tingkat kabupaten adalah untuk memperkuat komitmen kebijakan, menyamakan persepsi antarinstansi, meningkatkan pemahaman masyarakat, serta menggerakkan dukungan sumber daya untuk menurunkan angka kesakitan (morbiditas) dan kematian akibat penyakit menular maupun tidak menular secara efektif dan terpadu.
“Advokasi (Kepada Pengambil Kebijakan), mendapatkan komitmen politik dan dukungan kebijakan (regulasi) dari kepala daerah/ DPRD, mengupayakan dukungan anggaran (APBD) untuk program pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P).”sebutnya
Untuk koordinasi (Lintas Sektor/ Program), meningkatkan keterpaduan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan antar-instansi (Puskesmas, Dinas Kesehatan, SKPD terkait).
Mempercepat respon dalam surveilans dan penanganan kejadian luar biasa (KLB). Sosialisasi (Kepada Masyarakat/ Stakeholder), dan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Kegiatan ini secara keseluruhan bertujuan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi penurunan risiko gangguan kesehatan di masyarakat.
Kegiatan ini juga merupakan evaluasi kinerja program dan kegiatan tahun 2025 , peningkatan koordinasi, integritas program dan pelaksanaan kegiatan tahun 2026
Meningkatkan pengendalian penyakit menular dan tidak menular melalui penguatan program di Kabupaten Bangka Tengah tingkat kabupaten
Serta meningkatkan Advokasi ,komunikasi dan peran serta lintas sektoral dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit.”pungkasnya
