Bahaya Mengintai Kapal – Kapal Nelayan, Lampu Rambu Suar Tidak Berfungsi

Laporan Jurnalis Ibrahim

Posberitanasional.com, 28/9/2020,
Bangka Selatan – Dua unit Ramsu (Rambu Suar) berdiri tegak dipintu keluar masuk perairan pongok dan celagen, kedua lampu Ramsu tersebut diketahui sudah tidak berfungsi dan berlansung kurang lebih 6 bulan hingga saat ini dan belum ada tindakan apapun dari pihak dinas terkait hal tersebut disampaikan langsung Kades Pulau Celagen M.Bahtiar kepada awak media pos berita nasional, Minggu 27/9/2020.

Foto: Kades Pulau Celagen M.Bhatiar (BAIM).

Kades celagen M.Bhatiar mengatakan,
mohon kiranya bapak wartawan bisa meneruskan dan menyampaikan keluhan masyarakat kami yang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan, saat ini Lampu suar sudah tidak berfungsi sebagai penanda navigasi bagi para nelayan saat dilaut,” kata Bahtiar.

“Pintu keluar masuk ditandai dua unit Ramsu, kini menjadi keluhan masyarakat nelayan desa pongok maupun desa celagen, khawatir bila cuaca buruk, terjadi badai dilaut, terjangan gelombang tinggi, angin kencang bayangkan kalau terjadi malam hari kecelakaan laut tidak bisa dihindari nyawa dan harta bendapun jadi taruhannya,”ungkap Kades Celagen meneruskan keluhan masyarakat nelayannya.

Kami mohon kepada dinas terkait untuk segera turun langsung melakukan perbaikan,” imbuhnya.

Konfirmasi Terpisah kepada Sekretaris Daerah Bangka Selatan Achmad Ansyori adanya dua Ramsu ( Rambu Suar) yang padam dipintu keluar masuknya perahu maupun kapal-kapal nelayan yang ada di pulau celagen maupun pulau pongok

Dikatakanya, Ok Informamsinya di teruskan ke kabid laut apakah punya Dinas perhubungan Kabupaten Bangka selatan apa provinsi Babel,” Katanya singkat.