Penyelundup lobster Senilai 10 Milyar lebih Asal Sungsang Sumsel Berhasil Digagalkan

Laporan Baim,Ry

BABEL – Polda Kepulauan Bangka Belitung berhasil mengagalkan penyelundupan dan pengangkutan benih lobster/benur asal sungsang Sumatra Selatan (Sumsel), tanpa izin usaha perikanan (SIUP), dan mengamankan tiga orang pelakunya, hal tersebut terungkap saat konferensi Pers yang disampaikan Kapolda Babel Irjen Pol Drs.Anang Syarif Hidayat, Mapolda Selasa 20/07/2021.

Kapolda dalam kesempatan tersebut menyampaikan, Modus operandi, pelaku melakukan pengangkutan 13 Box Benih Lobster dari Pelabuhan Sungsang Kab. Banyuasin Prov. Sumatera Selatan menuju Perairan Mentok Kab. Bangka Barat Prov. Kep. Babel.

“TKP : Perairan Mentok Kab. Bangka Barat Prov. Kep. Babel pada titik kordinat 019 41′ 143″ S – 1040 57′ 703″ E,” kata kapolda.

Lebih Lanjut kapolda menyampaiakan, Pada hari senin tanggal 19 Juli 2021 sekira pukul 22.00 Wib Anggota Opsnal Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Kep. Babel mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pada malam hari akan ada transaksi barang menggunakan Kapal Cepat di Perairan Mentok Kab. Bangka Barat Prov. Kep. Babel.

“Selanjutnya Anggota Subdit Gakkum sekira pukul 16.00 Wib melakukan patroli dan penyisiran di perairan tersebut. Dan pada saat melakukan patrol Anggota melihat isyarat sinyal cahaya yang mencurigakan. Selanjutnya Anggota mendekati isyarat sinyal cahaya tersebut pada hari Selasa tanggal 20 Juli 2021 sekira 00.22 Wib pada titik kordinat 01 41′ 143” S – 1049 57′ 703” E menemukan 1 (satu) unit Speed Lidah dengan jumlah 3 (tiga) orang ABK yang membawa muatan,” ungkap Kapolda.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 1 (satu) unit Speed Lidah ditemukan 13 (tiga) kotak yang berisikan benih lobster. Selanjutnya Anggota mengamankan 3 (tiga) orang ABK beserta barang bukti tersebut dan langsung membawa ke Mako Dit Polairud Polda Kep. Babel. Setelah sampai di Mako Dit Polairud Polda Kep. Babel. langsung melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Penyidik Dit Polairud Polda Kep. Babel guna proses lebih lanjut,” terang kapolda Babel.

Barang Bukti (BB) yang diamankan pada saat dilakukan penangkapan, 1 (satu) unit Speed Lidah dengan mesin penggerak 40 PK, 13 (tiga belas) Kotak yang berisikan Benih Lobster berjumlah & 67.600 ekor dan 1 (satu) buah Handphone merk SAMSUNG.

Kerugian Negara Ditaksir sebesar Rp. 10.000.140.000.000,(sepuluh milyar seratus empat puluh juta rupiah)

Pasal yang dilanggar : Pasal 92 Jo. Pasal 26 Undang – Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 tentang Cipta Kerja Pasal 92 Jo. Pasal 26.

”Setiap orang yang dengan sengaja di wilayah pengelolaan perikanan di bidang penangkapan, pembudidayaan, pengangkutan, pengolahan, dan penasaran ikan, yang tidak memiliki SIUP ”

Diancam dengan hukuman penjara 8 (delapan) tahun dan denda 1,5 Milyar Rupiah,”tegas Kapolda Babel.

Berikut tiga orang yang ikut diamankan, R 40 Tahun Pekerjaan : Nelayan /Nahkoda Speed Alamat : Desa Sungsang III Kec. Banyuasin Kab. Banyuasin Prov. Sumatra Selatan.

M, 31 Tahun Pekerjaan : Nelayan /ABK Speed Alamat Desa Sungsang III Kec. Banyuasin Kab. Banyuasin Prov. Sumatra Selatan.

Md, 26 Tahun Pekerjaan : Nelayan /ABK Speed, Alamat : Desa Sungsang III Kec. Banyuasin Kab. Banyuasin Prov. Sumatra Selatan.