Laporan Baim
Balunijuk,Posbernas – Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB), Prof. Ibrahim, menegaskan komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), riset, serta pengembangan institusi pada momentum Dies Natalis ke-20 UBB.
Dalam sambutannya, Prof. Ibrahim menyampaikan bahwa perjalanan dua dekade UBB merupakan wujud dari mimpi besar masyarakat Bangka Belitung untuk memiliki perguruan tinggi negeri yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Universitas ini dibentuk dari mimpi pendiri provinsi untuk berdikari memberi sumbangsih dalam membangun negeri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak berdiri pada 2006 dan resmi menjadi perguruan tinggi negeri pada 2010, UBB terus menunjukkan perkembangan signifikan. Mulai dari peningkatan akreditasi institusi, pembukaan program magister, hingga hadirnya Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter pada 2023.
Dari sisi kelembagaan, UBB juga telah bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) sejak 2023, yang semakin mendorong kemandirian dan pengelolaan kampus secara profesional.
Prof. Ibrahim mengungkapkan, jumlah program studi kini berkembang dari 13 menjadi 36 program studi di enam fakultas. Jumlah mahasiswa aktif pun meningkat pesat dari sekitar 1.000 orang di awal berdiri menjadi sekitar 10.000 mahasiswa pada 2025.
“Ini angka yang impresif bagi daerah kepulauan seperti kita. UBB kini menjadi tujuan bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia,” katanya.
Ke depan, UBB menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa hingga 14.000 pada 2028, seiring dengan perluasan kapasitas dan pengembangan fasilitas kampus.
Dalam bidang akademik dan riset, UBB juga mencatat berbagai capaian, di antaranya masuk klaster utama penelitian dan pengabdian, peningkatan skor SINTA, serta capaian peringkat nasional dan internasional. Selain itu, ratusan prestasi mahasiswa turut diraih di tingkat nasional maupun global.
Untuk memperkuat arah pengembangan, Prof. Ibrahim menyampaikan enam deklarasi penting UBB di usia 20 tahun, yakni peningkatan akses pendidikan, percepatan pengembangan SDM, penguatan riset berdampak, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan infrastruktur, serta pembangunan pusat-pusat keunggulan daerah.
“UBB akan terus memperluas riset yang berdampak dan mendorong hilirisasi yang sejalan dengan program prioritas nasional,” tegasnya
.
Ia juga menambahkan, pengembangan kampus akan terus dilakukan, termasuk rencana pembangunan fasilitas baru, penguatan Fakultas Kedokteran, serta pengembangan kampus di berbagai wilayah.
Mengakhiri sambutannya, Prof. Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan UBB hingga saat ini.
“Dua dekade ini adalah titik awal menuju perjalanan panjang berikutnya. Kami optimistis UBB akan terus tumbuh dan memberi kontribusi lebih besar bagi bangsa,” tutupnya.
