Berobat Gratis, Bupati Basel H.Riza: Cukup Bawa KTP Kami Layani

Laporan Baim

TOBOALI,POSBERNAS — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan resmi meluncurkan program layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat ber-KTP Basel di RSUD Junjung Besaoh Toboali. Warga kini tidak perlu khawatir soal biaya saat butuh berobat.Jumat (17/4/26)

Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.I.P., menegaskan program ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah terhadap hak dasar kesehatan masyarakat. “Kesehatan itu prioritas. Jangan sampai ada warga Basel yang menahan sakit di rumah karena takut biaya rumah sakit. Cukup tunjukkan KTP Basel, langsung kami layani,” ujarnya

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan, dr. Agus Pranawa menjelaskan program ini merupakan penguatan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang diintegrasikan langsung dengan sistem di RSUD. “Skemanya mudah. Pasien datang ke IGD atau poliklinik, serahkan e-KTP ke petugas, NIK langsung kami verifikasi online ke database Dukcapil. Jika terdata warga Basel, semua biaya rawat jalan, rawat inap kelas III, sampai tindakan medis dasar kami cover lewat APBD,” jelasnya

Ia menambahkan, Dinkes Basel telah menyiapkan tim verifikator dan melakukan sosialisasi ke seluruh puskesmas agar warga yang dirujuk ke RSUD tidak terkendala administrasi. “Kuncinya NIK tunggal. Jadi pastikan e-KTP-nya aktif. Program ini berlaku untuk seluruh warga Basel tanpa batasan kuota per hari,” tambahnya.

Direktur RSUD Junjung Besaoh, dr. Helen Sukendy menyatakan rumah sakit sudah sangat siap. “Kami buka loket khusus Jamkesda-KTP. Dokter, perawat, dan obat-obatan kami siapkan. Sejak soft launching kemarin, sehari bisa 50-70 pasien KTP yang terlayani dan responsnya luar biasa,” katanya.

Salah satu warga Toboali saat di RSUD Junjung Besaoh Warga mengaku sangat terbantu. “Anak saya panas tinggi jam 1 malam. Saya bawa ke UGD RSUD cuma bawa KTP, langsung ditangani dokter tanpa ditanya biaya dulu. Terima kasih Pemkab Basel,” ucapnya haru.

Pemkab Basel berharap program ini menaikkan derajat kesehatan masyarakat dan menurunkan angka keterlambatan berobat. Masyarakat tetap diimbau menerapkan pola hidup bersih dan sehat.