Laporan Jurnalis : Dody Saputra
BENGKALIS – Guna memperkuat program ketahanan pangan nasional di tingkat desa, jajaran Polsek Bengkalis terus menunjukkan komitmen nyata di lapangan. Kali ini, personel Polsek Bengkalis AIPDA HAMDANI melaksanakan pengecekan sekaligus perawatan intensif terhadap tanaman jagung pipil yang telah memasuki usia 100 hari.
Kegiatan ini berlangsung di lahan ketahanan pangan BUMDES Dara Sembilan yang berlokasi di Jalan Sepakat, Dusun IV RT 01 / RW 07, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.
Dalam pemantauan di lokasi, personel kepolisian yang mengenakan seragam lengkap tampak bersinergi dengan mengenakan caping (topi pak tani) untuk memeriksa kualitas tongkol jagung langsung dari batangnya. Tidak hanya memantau kondisi fisik tanaman, petugas juga turun tangan membantu proses pemipilan biji jagung hasil panen serta mengangkut karung-karung berisi pakan yang ada di pondok kerja.
Kapolsek Bengkalis IPTU HENDRO WAHYUDI,S. H.,M. H. menyampaikan bahwa pemantauan rutin ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung pipil milik BUMDES berjalan optimal dan bebas dari hama menjelang masa panen raya.
“Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pendampingan berkelanjutan dari Polri untuk memastikan program ketahanan pangan di Desa Senggoro ini sukses. Dengan usia jagung yang sudah mencapai 100 hari, perawatan seperti pembersihan gulma dan pengecekan kualitas biji sangat krusial,” ujarnya.
Melalui kemitraan yang erat antara Polsek Bengkalis, pemerintah desa, dan BUMDES Dara Sembilan, diharapkan hasil panen jagung pipil ini nantinya dapat mendongkrak perekonomian warga lokal serta memperkuat ketersediaan pangan secara mandiri di wilayah Kecamatan Bengkalis. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat gotong royong
