
Laporan BM
Surabaya,Posbernas – Komandan Satuan Pendidikan Akademi Angkatan Laut (Dansatdik AAL), Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, menegaskan bahwa peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Kampung Nelayan Merah Putih harus memiliki karakter bahari sebagai fondasi utama dalam menggerakkan pembangunan masyarakat pesisir.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Jam Komandan kepada peserta SPPI di Satdik AAL. Menurutnya, membangun Indonesia sebagai negara maritim yang kuat tidak cukup hanya dengan menghadirkan program pembangunan, tetapi harus diawali dengan membangun sumber daya manusia yang mencintai laut, memiliki integritas, jiwa patriotisme, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Laut bukan sekadar hamparan wilayah, melainkan sumber kehidupan, jalur peradaban, sekaligus masa depan kejayaan bangsa Indonesia. Karena itu, karakter bahari harus tertanam kuat dalam diri setiap peserta SPPI sebagai calon penggerak pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih,” tegas Kolonel Marinir Kakung Priyambodo.
Ia menjelaskan bahwa Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, memperkuat kemandirian nelayan, sekaligus membangun ekonomi maritim yang berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, peserta SPPI diharapkan tidak hanya menguasai aspek teknis pembangunan, tetapi juga hadir sebagai pemimpin yang mampu memberikan teladan, membangun kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lapangan.
Dalam arahannya, Dansatdik AAL juga menanamkan nilai-nilai semangat pengabdian, patriotisme, dan pantang menyerah. Ia mengingatkan bahwa berbagai tantangan akan selalu menyertai proses pembangunan, sehingga setiap peserta harus memiliki daya juang, ketangguhan mental, serta keberanian mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
“Pemimpin sejati adalah mereka yang memiliki integritas, dedikasi tinggi, dan tetap berdiri bersama masyarakat dalam setiap tantangan. Karakter inilah yang harus menjadi identitas peserta SPPI ketika nantinya mengabdi di Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kolonel Marinir Kakung Priyambodo menekankan bahwa kejayaan Indonesia sebagai bangsa maritim dimulai dari lahirnya generasi penggerak pembangunan yang berkarakter bahari. Karakter tersebut akan menjadi fondasi dalam berpikir, bekerja, melayani, dan mengabdi demi terwujudnya masyarakat pesisir yang maju, mandiri, sejahtera, serta memiliki daya saing.
Melalui pembinaan di Satdik AAL, diharapkan para peserta SPPI mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang tidak hanya membawa perubahan ekonomi, tetapi juga membangun semangat nasionalisme, memperkuat ketahanan wilayah pesisir, dan mewujudkan cita-cita Indonesia yaitu berdaulat, mandiri dan sejahtera.”Pungkasnya
