Laporan Pian
PANGKALPINANG,POSBERNAS – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Tahun 2026 di Hotel Grand Safran Pangkalpinang, Kamis (23/7/2026). Mengusung tema “Penguatan Sumber Daya Manusia Profesional Religius untuk Mewujudkan Kepulauan Bangka Belitung Berdaya”, forum lima tahunan ini menjadi ajang evaluasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan LDII Bangka Belitung untuk periode mendatang.
Muswil VI dihadiri Ketua Umum DPP LDII Indonesia KH Dody Taufiq Wijaya, Ak., M.Com., CA, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung M. Yasir Mustafa, S.Pd.I mewakili Gubernur Babel, unsur Forkopimda, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Belitung Prof. Zayadi, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ketua Dewan Masjid Indonesia Zulfikar, Bank Syariah Indonesia, Kesbangpol Provinsi Babel, Baznas Bangka Belitung, Kementerian Agama, Pemerintah Kota Pangkalpinang, perwakilan 7DPD Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kegiatan juga menghadirkan Anggota DPD RI Bahar Buasan dan Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya sebagai narasumber.
Ketua DPW LDII Bangka Belitung Ari Sriyanto mengatakan Muswil VI tidak hanya menjadi forum untuk memilih kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mengevaluasi perjalanan organisasi serta menyusun arah kebijakan lima tahun ke depan.
“Musyawarah wilayah ini menjadi momen evaluasi, konsolidasi, dan penyusunan arah perjuangan LDII lima tahun ke depan agar semakin memberikan manfaat bagi umat, masyarakat, dan daerah,” kata Ari.
Ia mengungkapkan, setelah memimpin DPW LDII Bangka Belitung selama dua periode, Muswil kali ini akan memilih ketua yang baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi.
Dalam kesempatan itu, Ari mengajak seluruh peserta Muswil untuk menjadikan musyawarah sebagai sarana memperkuat persatuan dengan tetap mengedepankan nilai-nilai akhlakul karimah.
“Semua persoalan dapat dimusyawarahkan dengan baik tanpa harus menimbulkan perselisihan yang berarti,” ujarnya.
Menurut Ari, selama masa kepemimpinannya, LDII Bangka Belitung terus menjalankan berbagai program pengabdian yang berfokus pada delapan klaster utama dan program-program tersebut dilaksanakan melalui sinergi bersama pemerintah daerah.
Ia menegaskan tema Muswil VI menjadi cerminan komitmen LDII dalam mendukung lahirnya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, akhlak mulia, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan daerah.
“LDII Provinsi Bangka Belitung selalu mendukung program prioritas gubernur serta kepala daerah kabupaten dan kota dalam membangun Bangka Belitung,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, KH Dody Taufiq Wijaya, Ak., M.Com., CA., menegaskan bahwa Muswil VI LDII Bangka Belitung merupakan agenda strategis organisasi untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus memilih ketua dan jajaran pengurus baru yang akan mengemban amanah dari tujuh DPD LDII se-Bangka Belitung.
“Ya jadi Muswil di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini sangat penting untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya,” kata Dody.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap berbagai kegiatan LDII.
“Dan juga kami mengsyukuri support dan dukungan yang begitu besar dari Pak Gubernur dan Pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ada di sini terhadap kegiatan-kegiatan LDII Bangka Belitung,” ujarnya.
Menurut Dody, fokus utama LDII adalah membina generasi muda menjadi SDM Profesional Religius, yakni sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidangnya sekaligus religius dan berakhlak baik.
“SDM yang mempunyai skill dalam bidangnya masing-masing sehingga profesional dan juga memiliki religiusitas yang tinggi,” katanya.
Ia menambahkan, konsep tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing bangsa, sekaligus diwujudkan melalui delapan program pengabdian LDII di berbagai bidang strategis.
