Laporan Pian
PANGKALPINANG,POSBERNAS – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Tahun 2026 di Hotel Grand Safran Pangkalpinang, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M. Yasir Mustafa, S.Pd.I. Pada kesempatan itu, ia juga meresmikan Pondok Pesantren Arroyan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Muswil.
Usai kegiatan tersebut, M. Yasir Mustafa menyampaikan bahwa peran pondok pesantren di bawah naungan LDII terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
“Hari ini sekaligus membuka Muswil ke-6, kemudian juga membuka dan meresmikan Pondok Pesantren Arroyan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, secara nasional LDII memiliki sekitar 15.000 santri yang tersebar di berbagai daerah, dengan jaringan pondok pesantren yang mencapai sekitar 300 lembaga di seluruh Indonesia.
“Dan dalam hal ini memang hampir 15.000 santri LDII yang ada di Indonesia, kemudian Pondok Pesantren LDII-nya berjumlah sekitar 300-an di Indonesia,” katanya.
Mewakili Gubernur Bangka Belitung, Yasir berharap keberadaan LDII di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan pesantren.
“Pak Gubernur Bangka Belitung berharap agar di Bangka Belitung, LDII Bangka Belitung juga bisa mengembangkan SDM-SDM yang berkualitas yang ada di pesantrennya,” ungkapnya.
Selain itu, ia optimistis Muswil VI LDII Babel akan menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin maju serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Dan saya melihat juga hasil dari Muswil ini akan menghasilkan kepengurusan yang baik dalam langkah membangun Bangka Belitung menuju Bangka Belitung yang berbudi luhur dan juga Bangka Belitung yang berdaya,” tuturnya.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, lanjut Yasir, memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program LDII, terutama yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan dan pondok pesantren.
“Bapak Gubernur juga sangat mensupport kegiatan ini, kemudian salah satunya adalah mendukung kegiatan-kegiatan pembangunan pondok pesantren tersebut, melalui dana hibahnya, melalui pendidikannya, beasiswanya,” jelasnya
.
Di akhir sambutannya, Yasir berharap sinergi antara LDII dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin erat, khususnya dalam penguatan sektor pendidikan dan keagamaan.
“Dan saya berharap juga LDII Bangka Belitung bisa bersinergi dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terutama di bidang pendidikan dan keagamaannya,” pungkasnya.
