Laporan Pian,BM
BABEL, POSBERNAS, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama eksekutif guna membahas efisiensi anggaran yang disesuaikan dengan peraturan pemerintah pusat pada 2025. Rapat dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya bersama anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengundang dinas dan instansi terkait.
Saat dilakukan doorstop oleh awak media, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya mengatakan pihak eksekutif mengusulkan pemotongan pemangkasan Rp273 miliar terhadap APBD yang kita sahkan karena pendapatan tidak terakomodir.
“kita sudah punya solusi dari Rp273 Miliar itu, Rp73 Miliar itu kita ambil dari hasil pembahasan komisi dengan mitra, itu sudah masuk dalam sistem Mendagri.”ujarnya Didit Srigusjaya di Ruang Banggar DPRD Provinsi Bangka Belitung, senin (5/5/2025)
Ia menambah kan, Rp200 Miliar tersebut, diambil dari pertama dari hasil royalti, Bangka Belitung mendapat di angka negara mendapat Rp590 Miliar, sedangkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan 18% senilai Rp100,6 Miliar.
Lanjutnya ia mengatakan, uang Rp100 Miliar tersebut, sudah disepakati, pertama, ada proses pemutihan, kedua, dari pajak penggunaan air bawah tanah, ketiga, pajak-pajak wajib pungut (Wapung) pajak bahan bakar bermotor.
“ada sisa anggaran lagi, Rp41 miliar dari penghematan biaya pilkada, KPU Rp37 miliar, Bawaslu Rp4,5 miliar, Totalnya Rp41,5 miliar. Dan Rp. 6 miliarnya kita alokasikan untuk membantu pelaksanaan pilkada ulang. Kabupaten Bangka Rp3,5 Miliar, Kota Pangkalpinang Rp2,5 Miliar, Mengapa Kabupaten Bangka besar karena Kabupaten Bangka letak gelokatrisnya lebih besar.”lanjutnya.
Ia juga mengatakan Komisi 2 akan mempertanyakan, kapan uang Rp106 Miliar dari royalti tersebut.
“Sedangkan untuk TPP tidak ada pemotongan, tapi penundaan bayar, TPP tidak dipotong, tapi jangan catatan, jika target kita terpenuhi, jika tidak terpenuhi, nanti Pak Sekda akan mengusulkan lagi.”tambahnya.
Didit Srigusjaya menegaskan, mudah-mudahan kita insya Allah kalau terpenuhi semua, bahkan kita bisa surplus Pak ya, Siapa bilang Bangka Belitung bangkrut, Itu bohong, Bangka Belitung tidak pernah bangkrut.”tegasnya
