Laporan Baim
PANGKALPINANG,POSBERNAS — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 IPC Cabang Pangkalbalam terus menunjukkan kinerja operasional positif dalam mendukung arus logistik dan konektivitas wilayah Kepulauan Bangka Belitung, serta pengamanan yang profesional, kamis, 23 April 2026.
Saat di lapangan para Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) nampak tertib mengenakan K3
Pelabuhan Pangkalbalam sebagai pintu gerbang utama laut Bangka Belitung melayani komoditas vital seperti CPO, timah, pasir kuarsa, barang konsumsi, hingga bahan pokok lainya.
Peran Pelabuhan Pangkalbalam sangat strategis. Dalam melayani bongkar muat, dwelling time, dan port stay efisien dam distribusi barang ke dan dari Babel berjalan lancar
Berikut Capaian Aktivitas Pelabuhan Pangkalbalam Triwulan I 2026:
1. Arus Peti Kemas: Tercatat TEUs, naik/turun, dibanding periode sama 2025, didominasi komoditas hasil bumi dan kebutuhan pokok
2. Arus Non-Peti Kemas: Tembus Ton, meliputi : curah cair CPO Ton, curah kering pasir kuarsa , Ton, dan general cargo Ton
3. Kunjungan Kapal: Call dengan total GT Ton, mayoritas kapal barang dan kapal penumpang roro
4. Dwelling Time: Rata-rata hari, lebih cepat dari standar nasional hari jumlah
Terpantau Pelindo Pangkalbalam terus berbenah lewat digitalisasi dan penguatan HSSE memplementasikan, single billin, STID untuk truk, dan integrated planning. Targetnya zero accident dan pelayanan 24/7. Pelabuhan sehat, ekonomi Babel kuat
Pelindo juga bersinergi dengan Bea Cukai, Karantina, KSOP, dan Pemprov Babel untuk percepatan layanan. Komoditas ekspor unggulan Babel seperti lada, timah, dan produk perikanan kini makin mudah akses ke pasar global lewat Pelabuhan Pangkalbalam.
Pelindo Regional 2 IPC Pangkalbalam menyiapkan pengembangan dermaga dan lapangan penumpukan untuk antisipasi lonjakan trafik saat HBKN dan musim ekspor.
