
Foto: Ketua TP Sriwijya Babel Dinda Rembulan, B.A
Laporan Baim
PANGKALPINANG ,POSBERNAS— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tenaga Pembangunan Sriwijaya (TP Sriwijaya) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi dilantik di komandoi Dinda Rembulan, B.A., yang juga anggota DPD RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung acara berlangsung di Soll Marina Hotel Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Sabtu malam (9/5/2026).
Dinda Rembulan Ketua TP Sriwijaya Bangka Belitung usai dilantik mengatakan organisasi tersebut kini memiliki fokus yang lebih luas, tidak hanya membahas sejarah Tentara Pelajar, tetapi juga membangun masyarakat Sumbagsel di seluruh Indonesia.
Ia menegaskan, kepemimpinannya akan lebih fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya generasi muda Bangka Belitung.
“Kalau saya sejujurnya tidak membicarakan tentang pembangunan fisik, bukan membicarakan infrastruktur, tetapi saya membicarakan tentang pembangunan SDM,” ujarnya.
Menurutnya, generasi muda harus didorong agar memiliki kualitas dan daya saing yang baik, termasuk melalui pelatihan dan dukungan terhadap UMKM anak muda.
“Jangan sampai anak-anak itu bingung mau ngapain, padahal mereka punya banyak potensi, tapi tidak ada modal dan tidak ada yang mendorong,” katanya.
Ia juga berharap TP Sriwijaya dapat menjadi wadah pemersatu masyarakat dan perantau asal Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), sekaligus melahirkan tokoh-tokoh berkualitas dari Bangka Belitung.
“Walaupun kuantitas kita sedikit, kualitas kita harus lebih bagus,” tegasnya.
Pelantikan tersebut menjadi yang pertama kali digelar secara resmi di Bangka Belitung. Sementara pelantikan pengurus tingkat kabupaten dan kota disebut akan segera menyusul.
“Perdana di Bangka Belitung, yang sebenarnya selama ini sudah banyak sekali yang familiar dengan TP Sriwijaya, tapi memang belum pernah ada pelantikan, baru sekarang,” ungkapnya.
Melalui wadah tersebut, ia berharap para pemuda dan perantau asal Sumbagsel dapat lebih saling mengenal, memperkuat jaringan, serta membangun kolaborasi demi kemajuan bersama.
“Apa yang bisa kita kolaborasikan, ayo dengan senang hati dan kita juga bisa menyatukan para anak muda kita ataupun bahkan perantau-perantau. Kita kan ada banyak sekali perantau, jangan sampai enggak tahu sama sekali, enggak kenal sama sekali. Oh ini kan kita ada wadahnya loh, kita orang-orang Sumbagsel,” tutupnya.
