Wali Kota Pangkalpinang Terima Kunjungan Kompas Media Group, Bahas Berbagai Isu Pembangunan Daerah

Laporan Pian

PANGKALPINANG,POSBERNAS – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menerima kunjungan silaturahmi perwakilan Kompas Media Group di ruang kerjanya, Senin (4/5/2026). Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan menjadi wadah pertukaran gagasan mengenai berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan daerah.

Kunjungan ini sekaligus mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan salah satu kelompok media nasional terbesar di Indonesia. Dalam kesempatan itu, berbagai topik terkait perkembangan daerah dan potensi kolaborasi turut menjadi bahan diskusi.

Usai pertemuan, Prof. Saparudin yang akrab disapa Prof. Udin menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Kompas Media Group ke Kota Pangkalpinang. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda tim Litbang Kompas Media Group yang tengah melakukan perjalanan ke sejumlah daerah di Indonesia.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini. Rekan-rekan dari bagian Litbang Kompas Media Group sedang melakukan kunjungan ke berbagai wilayah, dan Pangkalpinang menjadi salah satu daerah yang mereka sambangi,” ujar Prof. Saparudin.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pangkalpinang selalu terbuka untuk berdiskusi dan bertukar pandangan terkait berbagai perkembangan yang terjadi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Kehadiran divisi Litbang (Penelitian dan Pengembangan) Kompas diharapkan dapat memberikan perspektif yang konstruktif bagi pembangunan di Pangkalpinang maupun daerah-daerah lain yang mereka kunjungi,” kata Prof. Udin.

Menurutnya, masukan dari berbagai pihak, termasuk kalangan media dan lembaga penelitian, memiliki peran penting dalam membantu pemerintah melihat berbagai peluang serta tantangan pembangunan secara lebih komprehensif.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menegaskan komitmennya untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk media massa. Langkah ini dinilai penting guna mendukung penyebaran informasi yang akurat sekaligus mendorong pemetaan potensi daerah secara berkelanjutan.

“Kita sangat menyambut baik dan positif jika ada pihak-pihak yang memberikan masukan dengan tujuan membangun,” tutupnya.