Laporan Pian
PANGKALPINANG,POSBERNAS – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus menggalakkan budaya hidup bersih melalui program “Jumat Asri” yang digelar di kawasan Pasar Rumput, Kecamatan Pangkalbalam, Jumat (24/4/2026). Kegiatan tersebut melibatkan seluruh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turun langsung melakukan aksi bersih-bersih dan gotong royong bersama.
Program ini merupakan implementasi dari Surat Edaran Wali Kota Pangkalpinang Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Indonesia Asri. Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, memimpin langsung kegiatan tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Di sela kegiatan, Saparudin yang akrab disapa Prof. Udin menegaskan bahwa program Jumat Asri akan terus dilaksanakan secara rutin setiap pekan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan yang muncul akibat saluran air yang tidak terawat.
“Kegiatan ini rutin kita lakukan agar lingkungan tetap bersih dan nyaman. Kami berharap dengan saluran yang bersih, masalah genangan air saat musim hujan dapat teratasi,” ujar Prof. Udin.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat bisa bersama-sama menjaga kebersihan. Menumbuhkan rasa sadar akan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Setelah mengikuti kerja bakti, Prof. Udin melanjutkan agenda dengan meninjau sejumlah fasilitas di Pasar Rumput. Dalam kunjungan tersebut, ia berdialog langsung dengan para pedagang yang menyampaikan berbagai keluhan terkait kondisi bangunan pasar yang mulai mengalami kerusakan.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen melakukan pembenahan terhadap fasilitas pasar, termasuk perbaikan plafon yang dinilai sudah memerlukan rehabilitasi.
“Bagian tengah akan kita rapikan dan bagian belakang ditata ulang. Pelaksanaannya nanti pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT), kita upayakan untuk rehab,” jelasnya.
Selain persoalan infrastruktur, kondisi aktivitas perdagangan di Pasar Rumput juga menjadi perhatian. Pasca pandemi COVID-19, jumlah pengunjung dan aktivitas jual beli di pasar tersebut mengalami penurunan yang ditandai dengan masih banyaknya kios yang belum terisi.
Karena itu, Prof. Udin mengajak para pedagang untuk terus menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar agar mampu menarik kembali minat masyarakat untuk berbelanja.
“Kita mengajak pedagang untuk menjaga kebersihan pasar agar nyaman dinikmati. Kalau pasar bersih, dampaknya orang pun akan kembali ramai berbelanja di sini,” tutupnya.
Melalui program Jumat Asri, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mendukung upaya penataan kawasan publik yang lebih tertib, bersih, dan nyaman.
