BEI Babel Akan Gelar Workshop Wartawan Pasar Modal 2026, Dorong Media Jadi Agen Literasi Keuangan

Laporan BM,PN

PANGKALPINANG,POSBERNAS – Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Bangka Belitung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui penyelenggaraan Workshop Wartawan Pasar Modal Babel Tahun 2026.

Mengusung tema “Mewujudkan Insan Media Daerah yang Cerdas Finansial dan Bijak Berinvestasi”, kegiatan ini akan melibatkan puluhan jurnalis dari media cetak, online, hingga elektronik se-Bangka Belitung.

Workshop tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman insan pers mengenai dunia pasar modal sekaligus meningkatkan kualitas penyebaran informasi investasi kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta akan mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari pengenalan pasar modal, mekanisme transaksi saham, teknik analisis investasi yang tepat, hingga kiat-kiat mengenali dan menghindari investasi bodong yang masih marak terjadi di tengah masyarakat.

Kepala Wilayah Bangka Belitung Kantor Perwakilan BEI Bangka Belitung, Fahmi Al Kahfi melalui Deputi Kepala Wilayah Kantor Perwakilan BEI Bangka Belitung Vincent Valdinata mengatakan, peran media sangat strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi yang legal dan terukur.

“Melalui workshop ini wartawan dapat menjadi corong edukasi finansial bagi masyarakat,” ujar Vincent, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, pemberitaan yang akurat dan edukatif akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan pasar modal di daerah.

“Dengan pemberitaan yang akurat, diharapkan jumlah investor lokal di Babel terus tumbuh dan masyarakat terhindar dari penipuan berkedok investasi,” katanya.

Vincent menjelaskan, Workshop Wartawan Pasar Modal Babel merupakan agenda rutin yang diselenggarakan BEI sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Bangka Belitung.

“Workshop ini nantinya merupakan agenda rutin BEI dalam meningkatkan literasi keuangan di daerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut secara khusus ditujukan bagi para jurnalis yang memiliki ketertarikan dan keterlibatan dalam pemberitaan pasar modal serta investasi.

“Workshop Wartawan Pasar Modal Babel merupakan kegiatan edukasi yang ditujukan bagi rekan-rekan media yang memiliki ketertarikan dan keterlibatan dalam pemberitaan pasar modal serta investasi. Oleh karena itu, undangan kami sampaikan kepada media yang selama ini aktif mengikuti kegiatan pasar modal yang diselenggarakan BEI dan berinteraksi dalam penyebaran informasi pasar modal kepada masyarakat,” jelasnya.

Pendekatan tersebut dilakukan agar materi yang diberikan lebih relevan dengan kebutuhan peserta serta mampu mendukung keberlanjutan pemberitaan pasar modal di Bangka Belitung.

“Pendekatan ini kami lakukan agar materi yang disampaikan dapat lebih relevan dengan kebutuhan peserta dan dapat mendukung keberlanjutan pemberitaan pasar modal di Bangka Belitung,” tambahnya.

Meski demikian, BEI Babel menegaskan bahwa pihaknya terbuka bagi seluruh media yang memiliki minat terhadap isu pasar modal dan investasi.

“Namun demikian, tidak ada pembatasan terhadap media tertentu. Kami sangat terbuka untuk menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan media yang memiliki minat terhadap isu pasar modal dan investasi,” tegas Vincent.

Ia juga berharap semakin banyak media lokal yang terlibat dalam berbagai program edukasi yang digelar BEI, termasuk Pos Berita Nasional Grup.

“Ke depan, kami berharap Pos Berita Nasional Grup juga dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi pasar modal yang kami selenggarakan,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, BEI Babel berharap insan pers tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi yang aman, legal, dan berkelanjutan.

Dengan demikian, tingkat literasi keuangan masyarakat Bangka Belitung dapat terus meningkat seiring bertambahnya jumlah investor yang cerdas dan terlindungi dari praktik investasi ilegal.