Laporan Pian
PANGKALPINANG,POSBERNAS – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali mencatatkan prestasi dalam tata kelola keuangan daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Capaian ini menjadi yang kesembilan kalinya secara berturut-turut diraih oleh Negeri Serumpun Sebalai.
Predikat tertinggi dalam pemeriksaan laporan keuangan tersebut diumumkan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan dan Penilaian Kepatuhan (LHPPPK) BPK, Kamis (18/6/2026).
Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Eddy Iskandar, yang memimpin jalannya rapat paripurna menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pemerintah daerah mempertahankan opini WTP selama sembilan tahun beruntun.
“Alhamdulillah, hari ini disampaikan hasil pemeriksaan BPK dan ternyata kita kembali mendapatkan WTP. Ini sudah sembilan kali berturut-turut, tentu ini prestasi yang sangat baik dalam pengelolaan keuangan daerah. Kami berharap capaian ini terus dipertahankan,” ujar Eddy usai memimpin rapat.
Meski demikian, Eddy menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak berpuas diri. Menurutnya, sejumlah catatan yang disampaikan BPK tetap harus menjadi perhatian serius dan segera ditindaklanjuti sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
Ia menjelaskan, secara umum sistem pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah berjalan baik dan memenuhi standar yang ditetapkan. Hal itu tercermin dari keberhasilan mempertahankan opini WTP.
Namun, pada level perangkat daerah masih terdapat beberapa aspek yang perlu mendapatkan perhatian lebih agar tata kelola keuangan semakin tertib dan akuntabel.
“Secara keseluruhan sudah sangat baik dan sesuai standar, makanya dapat WTP. Tapi kalau dilihat ke bawah, di sejumlah dinas masih perlu perhatian lebih agar pengelolaannya semakin tertib dan baik,” jelasnya.
Eddy juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan daerah ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, peningkatan kualitas manajemen keuangan daerah harus terus dilakukan agar kinerja pengelolaan anggaran semakin optimal.
“Tantangan pemerintah dan persoalan daerah ke depannya akan makin beragam dan besar. Oleh karena itu, manajemen keuangan harus terus ditingkatkan agar predikat WTP ini tetap bisa dipertahankan setiap tahunnya,” pungkas Eddy.
Raihan WTP kesembilan berturut-turut ini menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berada pada jalur yang baik.
Namun demikian, evaluasi dan perbaikan berkelanjutan tetap menjadi kunci untuk menjaga kualitas tata kelola keuangan daerah di masa mendatang.
