Laporan Baim
PANGKALPINANG,POSBERNAS – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi menghadirkan inovasi layanan digital melalui peluncuran Sistem Mutasi Madrasah Terpadu (SI MADU) di Aula Kanwil Kemenag Babel. Aplikasi ini dirancang untuk menyederhanakan proses administrasi perpindahan siswa madrasah sehingga lebih cepat, mudah, dan transparan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kanwil Kemenag Babel, Pril Marori, mengatakan kehadiran SI MADU merupakan komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital.

Foto: Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kanwil Kemenag Babel, Pril Marori (Baim)
“Selama ini orang tua siswa harus datang langsung ke madrasah, lalu ke Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, hingga ke Kantor Wilayah. Proses berjenjang ini sangat menyulitkan. Kehadiran SI MADU memangkas seluruh alur tersebut agar layanan betul-betul lebih dekat kepada masyarakat,” tegas Pril Marori dalam sambutannya.
Melalui aplikasi tersebut, seluruh tahapan pengajuan mutasi siswa kini dilakukan secara terintegrasi, mulai dari madrasah, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota hingga Kanwil Kemenag Babel. Sistem ini mengurangi kebutuhan masyarakat untuk datang ke berbagai instansi secara langsung, sehingga proses menjadi lebih efektif dan efisien.
Tak hanya itu, SI MADU juga dilengkapi fitur pelacakan status permohonan secara real-time yang terhubung langsung ke nomor WhatsApp pemohon. Fitur tersebut memungkinkan masyarakat mengetahui perkembangan berkas tanpa harus mendatangi kantor pelayanan.
“Pemohon dapat memantau posisi berkas secara langsung dari ponsel mereka, apakah masih di tingkat madrasah, Kabupaten/Kota, atau sudah di Kanwil. Inilah bentuk transparansi dan efisiensi layanan berbasis one-minute service yang kami bangun,” tambahnya.
Peluncuran SI MADU menjadi bagian dari implementasi Transformasi Digital yang masuk dalam delapan Program Prioritas Menteri Agama RI. Langkah ini juga mendukung Reformasi Birokrasi dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Kementerian Agama.
Dalam kesempatan tersebut, Pril Marori turut menyampaikan apresiasi kepada Bidang Pendidikan Madrasah, tim Kesiswaan, serta tim IT/Prakom yang dipimpin Jumanuddin atas keberhasilan mengembangkan aplikasi tersebut.
Menurutnya, SI MADU merupakan inovasi yang memiliki potensi untuk diterapkan secara lebih luas, baik di lingkungan Kanwil Kemenag provinsi lain maupun oleh Dinas Pendidikan di berbagai daerah.
Usai peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi langsung penggunaan aplikasi SI MADU melalui simulasi pengajuan mutasi siswa di hadapan para pemangku kepentingan yang hadir.
Acara peluncuran dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Biro Kesra, Polda Babel, Kejati Babel, Ombudsman RI Perwakilan Babel, BPMP, Dinas Kominfo, serta para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
