29 Polki dan 14 Polwan Polda Babel Ikut Lomba MTQ

Laporan Jurnalis Ibrahim

Posberitanasional.com, 26/04/2021, BABEL – Polda Kep. Babel menggelar perlombaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diikuti personil Polda (29 Polki dan 14 Polwan Polda Kep. Babel), acara berlangsung di Masjid At-Taqwa Polda Kep. Babel. Senin 26/04/2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut,
Kapolda Kep. Babel, Wakapolda Kep. Babel, Irwasda Polda Kep. Babel, Para PJU Polda Kep. Babel.

Foto: Irjend Pol Anang beserta Jajaran PJU Polda Babeldudukmenyimak lantunan ayat suci Alqur’an yang dibacakan salah satu peserta Lomba. Senin 26/04 (BAIM).

Kapolda Kep. Babel dalam kesempatan itu mengatakan, Tujuan kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan amal ibadah kita di bulan ramadhan serta mengetahui kualitas personil kita dalam membaca Al-Quran.

“Bermusabaqah (berlomba) menunjukan kualitas yang terbaik, bukan hanya dalam arena MTQ tetapi juga berlomba dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi yang terbaik, akhlaknya dan amalnya,” kata Kapolda Babel.

Lebih lanjut kapolda Babel menyampaikan, Perlombaan MTQ ini untuk menjalin silaturahmi atau ukhuwwah islamiyah, dan menciptakan penerus bangsa yang memiliki iman dan taqwa (Imtaq) sehingga memiliki landasan agama yang kuat.

“Jadikan lomba MTQ  ini sebagai stimulan meningkatkan kecintaan, penghayatan dan pengembangan ajaran agama islam dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Setiap ada perlombaan di Polda selalu ditampilkan personil kita sehingga masyarakat mengetahui bahwa di Polda ini ada personil yang memiliki kompetensi dalam hal MTQ.

Dengan adanya kegiatan perlombaan MTQ tersebut diharapkan para peserta akan membawa ilmu agama tersebut bermanfaat bagi masyrakat guna menuju Polri yang PRESISI sesuai program bapak Kapolri,” tutur Kapolda Babel.

Saat ini banyak orang yang mudah mencela, mengumpat, mudah merendahkan orang lain, dan mudah mengejek orang lain, serta menjelek-jelekan orang, sehingga mengesampingkan kaidah sopan santun.

“Pada masa ini ujaran kebencian bertebaran luar biasa, khususnya diranah media social. Apalagi ketika ada kontestasi politik yang kerap membuat sifat saling menghormati seakan luntur,”pungkas Kapolda.