SMPN 1 SELOPAMPANG GELAR KARYA HASIL PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

Laporan Redaksi

Temanggung, Pos Berita Nasional
Profil Pelajar Pancasila merupakan salah satu perwujudan dari program Merdeka Belajar yang digulirkan Kemendikbud. Salah satu hasilnya adalah panen karya inovatif dari para siswa.
Seperti dilakukan di SMP Negeri 1 Selopampang, Kecamatan Selopampang Kabupaten Temanggung, menggelar karya siswa kelas 7 di halaman sekolah, Rabu, 1 September 2022.

Kepala SMP Negeri 1 Selopampang Achmad Budijono mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan mandiri sekolah bertujuan melatih kreatifitas siswa dan mempersiapkan siswa menuju prestasi selanjutnya khusus nya dalam mendukung Sekolah Penggerak.

“Selain mengembangkan kreativitas, gelar karya juga membimbing siswa untuk berani tampil didepan umum, belajar berorganisasi dan mempersiapkan diri untuk menjadi Pelajar Pancasila”, tutur Achmad Budijono
Dari penampilan kelas 7 yang seluruhnya dibagi menjadi 12 kelompok penampilan karya, meluputi hafalan surat pllihan dan dibuat kaligrafi, senam kreasi 12 kelompok dengan musik dan koreografi kreasi masing masing.

“Lama pembelajaran proyek sebelum gelar karya adalah sekitar 10 hari, terdiri dari 5 hari hafalan dan kaligrafi dan 5 hari pembelajaran senam kreasi. Barulah gelar karya kreativitas ini”, kata Ii Setya Rahmawati Wakil Kepala Sekolah.

Sementara itu Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Temanggung Wahyudiyono dalam sambutannya menyampaikan, kreativitas siswa perlu terus dikembangkan dan difokuskan pada keahlian masing-masing.

“Apa saja ketrampilan yang dimiliki Siswa agar terus ditekuni hingga mencapai titik keberhasilan, jadi yang suka seni kaligrafi ya harus kembangkan terus kaligrafi, demikian juga yang lainnya”, tandas Wahyudiyono.
SMP Negeri 1 Selopampang memiliki nama brand SPENASAPA memiliki unggulan tari tradisional bagian dari pembelajaran seni budaya, tafsin – tahfiz, Karya Ilmiah Remaja dan Tata Boga dan BTQ (Baca Tulis Al-Quran) dan Musik Band.

Kejuaraan pernah diraih juara 4 Kompetisi Sains Nasional (KSN) Mapel IPS, Juara 2 KSN IPS, dan Juara Tarik Kreasi Tingkat Kabupaten Temanggung.
Kegiatan pendukungnya untuk mencapai sekolah unggul adalah tadarus Alquran, literasi dengan membaca dan merangkum buku, dan kesemaptaan untuk peningkatan disiplin nasionalisme serta pemcaan asmaul husna oleh siswa dilanjutkan senam kesegaran jasmani.

“Dalam pelaksanaan belajar mengajar sehari hari para guru menggunakan pendekatan Saintifik dengan model pembelajaran discovery project best learning and problem best learning. Dengan cara tersebut siswa akan menemukan pengetahuannya sendiri dan memiliki pengalaman berbasis proyek untuk memecahkan permasalahan nyata dalam kehidupan”, pungkasnya. (Sumber : Budhy HP – Citizen Journalist)