Truk Bawa Batu Proyek Diduga Abaikan Keselamatan Penguna Jalan Raya

Laporan Baim/Tim

Bangka Tengah – Miris dan mengkhawatirkan, truk bermuatan batu besar melintas di jalan raya bahayakan keselamatan pengguna jalan, pasalnya iring-iringan truk bermuatan batu nampak terbuka dan tidak tertutup, pantauan awak media ini muatan batu tersebut di bongkar di proyek pembangunan pengaman pantai desa Namang Arung Dalam Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah, Proyek APBN pagu dana senilai Rp. 66.333.333.535,33 (Enam Puluh Enam Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Lima Ratus Tiga Puluh lima Ribu koma Tiga Puluh Tiga Rupiah). Sabtu (10/09).

Foto: Papan Palang Proyek, Sabtu 10/09 (Baim/Tim)

Muslim (40thn) Pengguna jalan yang berhasil diwawancarai mengatakan, harusnya pihak proyek tidak hanya menerapkan K3 di wilayah proyek saja melainkan pengguna jalanpun diutamakan, coba saja lihat sendiri iring-irigan truk besar itu tak satupun yang ditutup semuanya terbuka, bisa dibayangkan pengendara dibelakangnya atau yang akan mendahului jelas membahayakan bila muatan tersebut tidak ditutupi, serpihan batu maupun debu dari muatan itu bila diterpa angin, ini jadi ancaman keselamatan pengguna jalan raya, belum lagi jalan yang dilintasi (truk pengangkut batu proyek.red) bisa saja rusak karena beban yang terlalu berat,” keluh dan sesalnya.

Foto: Areal Proyek

“penting jadi perhatian untuk ditindak lanjuti pihak-pihak instansi terkait, begitu juga penanggung jawab proyek untuk mengutamakan keamanan dan keselamatan di areal proyek maupun luar proyek, begitupula kendaraan maupun orangnya karena sudah banyak contohnya truk tidak kuat mengangkut beban berat bisa ambruk di jalan dll,”tuturnya.

Dari informasi papan proyek yang berhasil diabadikan, tertulis Kementerian Umum dan Pemukiman Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Bangka Belitung SNVT pelaksanaan Jaringan Sumber Air Babel.

Tanggal Kontrak 1 Agustus 2022, Pelaksanaan 150 hari kalender, Konsultan Superpivisi IPT. Bawana Prasasta KSO PT Sraoung Jaya. Proyek yang dikawal Tim Pegamanan Pembangunan Strategi (PPS) Kejaksaan tinggi Bangka Belitung.

Terpisah, Kejati Babel selaku pengawal Pengamanan Pembangunan Startegis (PPS) diproyek tersebut, melaluiĀ Asintel Kejati Babel Jhony W Pardede saat dikonfirmasi belum menjawab.

Hingga berita ini diturunkan awak media inipun masih terus upaya konfirmasi ke pihak terkait maupun penanggung jawab proyek untuk dimintai keterangan terkait K3 di wilayah proyek maupun keselamatan pengguna jalan.