JALAN PROYEK-BATUPANJANG RUSAK LEBIH DUA PEKAN

Laporan Jurnalis : Dody Saputra

RUPAT, BATUPANJANG – Jalan Proyek, Batupanjang, kecamatan Rupat, kapubaten Bengkalis, yang merupakan akses utama aktivitas masyarakat, mengalami kerusakan parah selama lebih dari dua minggu terakhir. Kerusakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Kerusakan terpantau pada bagian jembatan kayu yang menjadi penghubung utama di ruas jalan tersebut. Sejumlah papan penyangga jembatan terlihat lapuk, patah, bahkan amblas, sehingga membentuk lubang cukup besar di tengah badan jalan. Kondisi ini membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama pada malam hari dan saat hujan.

Jalan Proyek Batupanjang merupakan jalur utama yang setiap hari dilalui berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan angkutan hasil perkebunan masyarakat. Akibat kerusakan jembatan tersebut, arus lalu lintas menjadi tersendat dan risiko kecelakaan semakin meningkat.

Salah seorang warga setempat, Musa, mengatakan bahwa “kerusakan jembatan sudah terjadi cukup lama dan semakin parah karena sering dilewati kendaraan bermuatan berat.
Kerusakan jalan ini sudah lebih dari dua minggu. Karena setiap hari dilewati kendaraan, terutama angkutan hasil kebun, kondisinya makin parah,” ujarnya.

Menurut warga, hingga saat ini belum terlihat adanya penanganan dari pihak terkait. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk mengambil inisiatif melakukan perbaikan sementara secara bergotong royong. Warga menutup bagian jembatan yang rusak dengan menggunakan kayu dan batang kelapa agar kendaraan masih bisa melintas.

Perbaikan darurat tersebut dilakukan secara swadaya, dengan dana yang berasal dari sumbangan sukarela para pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Meski demikian, warga menyadari bahwa perbaikan tersebut hanya bersifat sementara dan tidak mampu bertahan lama.

“Kalau hanya pakai kayu seadanya, tentu tidak akan kuat. Ini hanya supaya jalan masih bisa dilewati,” tambah Musa.

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera turun tangan untuk melakukan perbaikan permanen. Mengingat jalan tersebut merupakan akses utama penunjang kegiatan ekonomi dan mobilitas warga, perbaikan yang cepat dan menyeluruh dinilai sangat mendesak.

Warga juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah agar kejadian serupa tidak terus berulang, demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di wilayah Batupanjang, Rupat.