Diduga, Data Sarana Prasarana PKBM Mawar Di Gunung Sindur Fiktif Sehingga Menuai sorotan Publik

Laporan jurnalis Jajat

Bogor – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mawar yang berlokasi di Desa Gunung Sindur Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, kini menjadi sorotan publik. PKBM tersebut diduga tidak sesuai dengan data yang tercantum, baik terkait kegiatan belajar mengajar (KBM) maupun sarana dan prasarana (sarpas).Rabu 28/1/2026

Berdasarkan informasi yang dihimpun, PKBM Mawar diduga melakukan manipulasi data, mulai dari kegiatan KBM yang disebut-sebut fiktif hingga ketidaksesuaian data sarana prasarana. Dalam data yang tercatat, PKBM Mawar disebut memiliki kurang lebih 12 ruangan belajar,dan satu ruangan perpustakaan.

Namun, saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon terkait transparansi sarana prasarana dan pelaksanaan KBM, pihak kepala sekolah PKBM Mawar dinilai tidak memberikan penjelasan secara terbuka. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai keabsahan data yang telah dilaporkan.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) yang berwenang, Siswanto, menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar PKBM Mawar dilaksanakan di Sekolah SMA Negeri 1 Gunung Sindur. Pernyataan tersebut justru berbeda dengan penjelasan yang disampaikan oleh kepala sekolah PKBM Mawar Aep Nasrudin, yang memberikan keterangan lain terkait lokasi dan pelaksanaan KBM.

Adanya perbedaan keterangan antara pihak kepala bidang dan kepala sekolah PKBM tersebut semakin memperkuat dugaan ketidaksesuaian data yang dilaporkan. Kondisi ini pun menuai sorotan dari berbagai pihak, mengingat transparansi dan akurasi data menjadi hal penting dalam penyelenggaraan pendidikan nonformal.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi secara tertulis dari pihak PKBM Mawar terkait dugaan manipulasi data tersebut. Pihak terkait diharapkan dapat segera melakukan klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut agar persoalan ini menjadi terang dan tidak merugikan peserta didik maupun masyarakat.