Parenting Class, Perkuat Sinergi Keluarga dan Sekolah Rektor UBB Hadir di SMAN 1 dan SMAN 3 Toboali

Laporan Baim

Toboali,Posbernas – Keterlibatan aktif orang tua menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan masa depan anak. Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB), Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., saat menjadi narasumber dalam kegiatan parenting di SMAN 1 dan SMAN 3 Toboali, Selasa (03/02).

Kegiatan ini turut didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB, Prof. Dr. Devi Valeriani, M.Si., serta dihadiri Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Saipul Bakhri, S.Pd., M.M., Koordinator Pengawas SMA Cabang Dinas Wilayah III Aspandi, S.Pd., Kepala SMAN 3 Toboali Elya Rosda, Waka Kurikulum SMAN 1 Toboali Irwan Hari Suprapto, S.Pd., Kepala SMKN 1 Toboali Aryanto, S.Pd., M.M., jajaran pendidik, ratusan siswa, dan orang tua peserta didik.

Kegiatan parenting ini bertujuan memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mendampingi serta merencanakan masa depan pendidikan siswa, khususnya dalam menghadapi transisi menuju pendidikan tinggi.

Dalam pemaparannya, Prof. Ibrahim menyampaikan bahwa sekolah merupakan faktor pendukung dalam pendidikan formal, namun peran utama dalam pembentukan karakter, motivasi, dan arah masa depan anak berada di lingkungan keluarga.

“Orang tua memiliki peran strategis sebagai pengarah sekaligus penguat motivasi. Anak-anak membutuhkan dukungan, bukan sekadar tuntutan. Dengan pendampingan yang tepat, potensi mereka dapat berkembang secara maksimal,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepekaan orang tua dalam mengenali minat dan bakat anak, serta menghindari pemaksaan pilihan tanpa komunikasi dan dialog yang sehat dalam menentukan jalur pendidikan.

Lebih lanjut, Rektor UBB mengajak para orang tua untuk mulai merencanakan investasi pendidikan jangka panjang melalui pendidikan tinggi. Menurutnya, pilihan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, di dalam maupun luar daerah bukan menjadi persoalan utama, melainkan kesiapan dan perencanaan sejak dini.

“Yang terpenting adalah kesiapan dan perencanaan sejak awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya, sembari memperkenalkan gambaran dunia perkuliahan serta berbagai peluang studi kepada para siswa.

Pihak SMAN 1 dan SMAN 3 Toboali menyambut baik kehadiran pimpinan Universitas Bangka Belitung dan mengapresiasi materi yang disampaikan karena dinilai relevan dengan tantangan orang tua dan siswa dalam menentukan arah pendidikan pasca sekolah menengah.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Para orang tua mengajukan berbagai pertanyaan seputar strategi pemilihan jurusan sesuai minat dan bakat, kesiapan mental dan finansial melanjutkan studi, serta pola pendampingan belajar yang efektif di rumah.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara sekolah, orang tua, dan perguruan tinggi dalam mencetak generasi muda Bangka Selatan yang percaya diri, berkarakter, dan berdaya saing global. (Humas UBB)