Laporan Jurnalis : ABIM – DAEWO
Belitung, POSBERNAS – Menyikapi banyak jalan rusak parah dari Aik Buntar hingga Mentigi,Kecamatan Membalong, Belitung yang diperparah oleh aktifitas lalulintas kendaraan pengangkut tambang tanah liat,masyakarat meminta kepada pihak kabupaten Belitung untuk segera menindak hal tersebut. Selasa (24/2/26)
Kerusakan Jalan Dipicu Aktifitas Tinggi Truk
Mastoni, Anggota Legislatif dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Belitung pada 23 Februari 2026, menyikapi hal tersebut bahwa kerusakan tersebut dipicu aktifitas tinggi truk pengangkut tanah liat milik salah satu Perusahaan yang beroperasi di Desa Perpat, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.
“Truk-truk tersebut setiap hari melintas menuju Desa Mentigi untuk membawa tanah liat ke pelabuhan. Akibat beban angkutan yang berat, kondisi jalan umum menjadi rusak parah,” ujar Mastoni.
Bupati Belitung Memberi Arahan Dan Investigasi
Sebelumnya Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos., telah melakukan peninjauan ketitik kerusakan jalan selasa,18 November 2025. Beliau juga memberikan arahan, beberapa diantaranya yaitu investigasi lintas sektor,penyusunan rencana aksi terpadu,penegakan aturan serta instruksi segera untuk investigasi hal tersebut.
Beberapa Wilayah Desa Banyak Infrastruktur Jalan Yang Harus Diperbaiki Segera
Dari Masyarakat menanggapi hal tersebut bahwa diperlukan segera perbaikan,untuk memperlancar aktifitas Masyarakat.
“Kami Setelah menelaah dan mendengar pemberitaan dari mastoni, kami sangat mendukung bahwa ada beberapa wilayah desa di kecamatan membalong seperti Pulau Seliu,Mentigi,Simpang Rusa,Lassar dan lain lain jalannya rusak parah dan tidak layak pakai.” tutur Edyar
Lalu beliau juga meminta dengan tegas kepada pemerintah Kabupaten Belitung untuk segera menindaklanjuti hal tersebut.
Selanjutnya kami meminta kepada pihak kabupaten Belitung untuk menindaklanjuti usulan dari infrasturktur jalan tersebut secepatnya dalam beberapa bulan kedepan di 2026 ini bisa terealisasi segera.
“Jika belum ada tindak lanjut kami akan melakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat) ke DPRD Kabupaten Belitung untuk menyampaikan aspirasi kami”. Pungkasnya
