Buntut Dari Tewasnya Penumpang Gojek Wanita di Jl. Sudirman Hingga Terlindas Bus Pariwisata, Keluarga Minta Keadilan dan Proses Hukum Tetap Berjalan..

Laporan Tim Redaksi : Windu, Bams

Jakarta , 17 Juni 2026 – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang penumpang ojek online (Gojek) terindifikasi bernama Erina pada 17 Juni 2026 lalu menyita perhatian serius masyarakat. Dalam peristiwa tersebut, korban meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari sepeda motor yang ditumpanginya dan kemudian terlindas sebuah bus pariwisata.

Berdasarkan informasi yang beredar Viral di Media sosial  kecelakaan tersebut diduga bermula ketika sepeda motor yang dikendarai pengemudi ojek online bersenggolan dengan bus pariwisata. Akibat benturan tersebut, korban Erina terjatuh ke badan jalan dan mengalami kecelakaan fatal terlindas Ban Mobil sebuah Bus Pariwisata hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang Dirlantas Polda Metro Jaya.

Peristiwa tragis tersebut mengundang duka mendalam bagi keluarga korban. Ibu almarhumah Erina bersama keluarga, khususnya adik korban, meminta agar aparat penegak hukum mengusut tuntas penyebab kecelakaan tersebut dan memberikan keadilan bagi kami .

Almarhumah Erina adalah sebagai Sosok Figur tulang punggung keluarga terutama dalam membiayai adiknya bernama daffa yang masih dalam kuliah. Setahun yang lalu Erina baru saja mengalami duka  ditinggal kematian bapaknya.

Saat Wawancara beberapa awak media di Kantor Dirlantas Polda Metro Jaya Kamis 2 Juli 2026 bertemu dengan keluarga korban ,ibu dan adikya almarhumah erina , kawan kawannya serta didampingi oleh Kuasa Hukumnya “ Pihak keluarga Ibu kandung dari korban menegaskan Meminta keadilan atas peritiwa tragis ini yang merenggut nyawa Putrinya dan menurutnya peristiwa ini sebuah kelalaian “ ucapnya dengan nada sedih.

Saat Redaksi Pos Berita Nasional Grup wawancara dengan keluarga korban didampingi  penasehat Hukum di Dirlantas Polda Metro Jaya Kamis 2 Juli 2026

Sahabat korban Almarhumah Erina turut hadir mendampingi keluarga atas belasungkawanya mendalam Peristiw ini di Dirlantas Polda Metro Jaya Kamis 2 Juli 2026

Ini menyangkut Nyawa manusia Putri saya yang menjadi Korban dengan tragis akibat kelalaian ini besar kemungkinan untuk sekian kalinya peristiwa ini sering terjadi memakan korban Saat terjatuh“lirihnya.

Saya meminta pertanggung jawaban secara moral & moril atas kejadian hilangnya nyawa anak saya , Almarhumah erina adalah tulang punggung kami, dia yang membantu adiknya dalam kuliah sampai selesai “ ucapnya tegas .

Dalam kesempatan itu pula sebut Daffa adik kandung almarhumah erina mengutarakan pada  awak media  “Saya Sangat shok dengan kepergian Kaka saya almarhum Erina “baru saja setahun lalu kami kehilangan  seorang ayah tulang punggung kami, ternyata Allah memanggil kaka saya dengan tragis “ kaka saya benar benar seorang sosok yang mengayomi dan teringat kata-kata kaka saya sebelum kepergiannya  “ Kamu (Daffa) harus bisa sampai lulus kuliah dan harus bisa sampai bekerja kaka mampu membiayai.

Kaka saya sebagai sosok ceria dan penuh tanggung jawab, dan sekarang ini kaka telah pergi dengan tragis untuk selama lamanya “ucapnya dengan nada sedih.

Pihak Keluarga meminta agar peristiwa tragis musibah yang menimpa almarhumah Erina ditindaklajuti sampai selesai secara adil.

Disaat yang sama dalam menyingkapi Peristiwa ini  Sakti Ajie Putra Pratama,S.H.,M.H  dan Rekan Selaku Kuasa Hukum dari keluarga korban mengatakan”Terlebih dahulu Kami Turut Berduka Cita Mendalam untuk keluarga yang ditinggalkan.

“Peristiwa ini juga menjadi pengingat penting mengenai keselamatan transportasi jalan raya, khususnya bagi para pengguna jasa ojek online. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama, baik oleh pengemudi kendaraan roda dua maupun pengemudi kendaraan besar seperti bus pariwisata. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kehati-hatian dalam berkendara, serta kelayakan kendaraan merupakan faktor penting untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa.

Selain menuntut keadilan, kami juga menyoroti dugaan kondisi bus pariwisata yang terlibat dalam kecelakaan. Mereka meminta agar aparat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan kendaraan, termasuk aspek teknis dan administrasi operasional bus, guna memastikan apakah kendaraan tersebut benar-benar memenuhi standar keselamatan untuk beroperasi di jalan raya.

Musibah ini sudah terjadi dan dalam proses pihak berwajib Dirlantas Polda Metro Jaya.

Kata Maaf Kita memaafkan “Damai silakan, akan tetapi perkara hukum tetap berjalan. Biar hakim pengadilan yang memutuskan sesuai fakta dan bukti yang terungkap di persidangan,” ujar Sakti Ajie selaku tim kuasa hukum..

Kami berharap hasil penyelidikan nantinya dapat mengungkap seluruh fakta yang sebenarnya sehingga tidak ada pihak yang dirugikan maupun dilindungi apabila terbukti terdapat unsur kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang “ Ujarnya.

Dan mendorong penyelidikan aparat penegak hukum guna memastikan penyebab pasti kecelakaan dan menentukan pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dan berharap pula proses hukum dilakukan secara profesional, transparan, objektif, dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh pihak ” .