Voltin Community Gelar Pengabdian Perdana di Desa Celagen Lewat Program Volunteering Negeri Timah 

Laporan Pian,Tim

DESA CELAGEN, POSBERNAS – Semangat anak muda untuk membawa perubahan nyata diwujudkan oleh sekelompok pemuda yang tergabung dalam Voltin Community melalui program pengabdian masyarakat bertajuk Volunteering Negeri Timah #1. Kegiatan ini menjadi ekspedisi sekaligus aksi sosial perdana yang mereka laksanakan dengan memilih Desa Celagen, Kecamatan Kepulauan Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, sebagai lokasi pengabdian.

Program yang berlangsung pada 26 Juli hingga 3 Agustus 2026 tersebut mengusung tema “Ekspedisi Abdi Pesisir, Bumi Laskar Pelangi”, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan potensi pariwisata desa.

Voltin Community merupakan organisasi kepemudaan non-pemerintah (NGO) yang hadir sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri sekaligus berkontribusi dalam kegiatan sosial. Melalui program unggulannya, Volunteering Negeri Timah, organisasi ini berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Desa Celagen dipilih karena merupakan kawasan pesisir dengan akses yang cukup terbatas, namun memiliki potensi besar di sektor kelautan, budaya, dan pariwisata. Selain dikenal sebagai salah satu sentra penghasil ikan terbesar di Bangka Selatan, desa ini juga memiliki kekayaan adat dan budaya yang dinilai perlu terus dilestarikan.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Celagen, Kecamatan Kepulauan Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, Syahrial Fitri, S.IP, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan pengabdian yang digagas Voltin Community diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan desa.

“Semoga dengan kegiatan ini bisa meningkatkan pendidikan,” ujar Syahrial, Senin (27/7/2026).

Ia juga berharap program tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki wilayah Kepulauan Pongok dan Desa Celagen.

“Serta bisa meningkatkan ekonomi dengan sumber daya ikan yang melimpah di wilayah Kepulauan Pongok dan Celagen,” katanya.

Selain itu, Syahrial menilai kehadiran para relawan juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pembangunan ke depan.

“Dan tentu juga dapat mengevaluasi kinerja perangkat desa dalam segi pembangunan, visi misi ke depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, sehingga perekonomian desa tidak hanya bergantung pada sektor perikanan.

“Serta dengan adanya kegiatan ini bisa membuka peluang usaha baru selain sektor perikanan yaitu wisata di wilayah Desa Celagen,” pungkasnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, para relawan akan menjalankan berbagai program utama, di antaranya Literasi Desa, Public Health Check Up, Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Desa, Pelestarian Lingkungan, Dokumenter Desa, Leadership Program, Sharing Session, Bincang Kebudayaan, hingga Malam Keakraban dan Mini Outbound. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi wadah pembelajaran bagi para relawan.

Tak hanya itu, program ini juga dibagi ke dalam empat divisi, yakni Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Lingkungan, serta Media Pariwisata. Masing-masing divisi memiliki program kerja yang menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesehatan masyarakat, pengelolaan lingkungan, pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital, hingga promosi potensi wisata Desa Celagen.

Melalui Volunteering Negeri Timah #1, Voltin Community berharap mampu menumbuhkan kepedulian sosial generasi muda sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun daerah. Program ini juga menjadi langkah awal organisasi tersebut untuk menghadirkan gerakan pengabdian yang berkelanjutan di berbagai wilayah Bangka Belitung, sehingga keberadaan pemuda tidak hanya menjadi agen perubahan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.