Laporan Alpian
BANGKA,POSBERNAS — Harapan masyarakat Dusun Bukit Tebok, Desa Silip, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, untuk mendapatkan akses jalan yang lebih layak mulai menemukan titik terang.
Aspirasi pengaspalan jalan yang selama ini telah disampaikan masyarakat hingga tiga kali mendapat perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Narulita Sari.
Hal tersebut disampaikan warga saat Narulita melaksanakan reses Masa Sidang III Tahun Sidang II 2026 di Madrasah Hidayatullah Mubtadi’in, Dusun Bukit Tebok, Desa Silip, Sabtu (12/9)/2026.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat kembali menyampaikan kondisi jalan yang menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Warga berharap usulan yang telah berulang kali diajukan tidak kembali berhenti pada tahap pengajuan, melainkan dapat direalisasikan.
Warga pun menyampaikan apresiasi kepada Narulita yang dinilai telah ikut mengawal aspirasi tersebut hingga mendapat respons dari pemerintah daerah.
Menanggapi keluhan masyarakat, Narulita menjelaskan bahwa pembangunan dan pengaspalan jalan yang berada di lingkungan permukiman tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Bangka.
Meski demikian, Narulita memastikan aspirasi warga tetap diperjuangkan dan dijembatani agar dapat memperoleh perhatian dari pemerintah.
Narulita menyebut, terdapat kabar baik terkait rencana pengaspalan jalan tersebut setelah dirinya menyampaikan aspirasi kepada Bupati Bangka.
”Ini menjadi kabar gembira, insya Allah. Kemarin, waktu tujuh harian ayah kami, Pak Bupati Kab. Bangka, di kediaman kami di Silip, beliau menyampaikan, Ibu, pengajuan Ibu untuk pengaspalan jalan Bukit Tebok, insya Allah kita laksanakan 2027.”»
Namun, terkait panjang ruas jalan yang akan diaspal, Narulita menyebut masih menunggu hasil survei dari Dinas Pekerjaan Umum dan pihak terkait.
”Tapi, berapa panjangnya, meternya, tunggu dari Dinas PU dan terkait, nanti disurvei lagi.”
Ia juga menjelaskan bahwa akses jalan yang masuk hingga ke rumah-rumah warga merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Bangka.
”Jadi, jalan masuk-masuk ke rumah-rumah ini kewenangannya ada di Kabupaten.”
Narulita menegaskan bahwa dirinya akan terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya kebutuhan infrastruktur yang menjadi kepentingan langsung warga.
Bagi masyarakat Dusun Bukit Tebok, rencana pengaspalan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik. Jalan yang layak diharapkan dapat mempermudah mobilitas, mendukung aktivitas ekonomi, serta meningkatkan akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
