Diduga Ilegal, Tempat Pembuatan Sabun di Hambaro Beroperasi Tanpa Pengawasan Hukum

Laporan Jurnalis : Jajat

Bogor – Sebuah tempat pembuatan sabun cair dan serbuk yang berlokasi di Kampung Gunung Leutik RT 01/05, Desa Hambaro, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga beroperasi secara ilegal dan luput dari pengawasan aparat penegak hukum (APH).

Berdasarkan pantauan di lokasi, usaha tersebut diduga tidak memiliki izin usaha yang jelas. Selain itu, proses produksi juga disinyalir tidak memenuhi standar keselamatan dan lingkungan. Terlihat sejumlah jerigen yang diduga berisi bahan kimia disimpan di area terbuka tanpa ruangan khusus maupun sistem pengamanan yang memadai. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan para pekerja serta lingkungan sekitar.
Ironisnya, dalam operasionalnya tempat pembuatan sabun tersebut juga diduga tidak menggunakan septic tank (septi) atau sistem pengelolaan limbah yang sesuai aturan. 28/1/2026

Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan pencemaran lingkungan, khususnya tanah dan sumber air di sekitar lokasi.
Saat awak media mencoba melakukan konfirmasi langsung ke lokasi, tidak ditemukan pemilik maupun pihak penanggung jawab perusahaan yang dapat dimintai keterangan. Salah seorang pekerja yang ditemui di lokasi menyampaikan bahwa pemilik atau penanggung jawab usaha tersebut sedang tidak berada di tempat.

“Pemiliknya tidak ada di sini, sedang keluar,” ujar salah satu pekerja singkat, tanpa bisa menjelaskan terkait perizinan maupun legalitas usaha tersebut.
Keberadaan tempat usaha yang diduga ilegal ini menuai sorotan dari masyarakat. Warga berharap pemerintah daerah, dinas terkait, serta aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, baik dari sisi perizinan, ketenagakerjaan, hingga dampak lingkungan.

Jika dugaan tersebut terbukti, masyarakat meminta agar pihak berwenang menindak tegas sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, demi menjaga keselamatan pekerja, lingkungan, serta ketertiban usaha di wilayah Kabupaten Bogor.

Dari Bogor Jawa Barat pos berita nasional melaporkan