Laporan Baim
TOBOALI,POSBERNAS, – Rumah sakit umum Daerah yang berada di Desa Gadung Kecamatan Toboali, dikenal RSUD Junjung Besaoh merupakan RSUD kebanggan Masyarakat Kabupaten Bangka Selatan, namun apa jadinya bila bangunan tersebut tidak sebanding dengan pagu yang dikeluarkan sangatlah fantastis yang berasal dari dana alokasi khusus (Dak) bidang kesehatan senilai Rp 19.480.375.000.00, Sabtu (20/02/26)
Salah satu pengunjung mengatakan sebut saja bujang “Dengan dana sebesar itu seharusnya bagunan ini hasilnya mentereng,bapak lihat saja sendiri pasangan sudut plapon tidak ada yang rapi semuanya berongga harusnya rapat, ini bisa saja kurang diawasinya saat pekerjaan berlangsung,” ujarnya

FOTO: kondisi gedung ruang inap rsud basel, Sabtu (21/02/26)
Pantauan awak media inipun melihat masih banyaknya kabel-kabel terurai diluar tembok, kesannya instalasi asal pasang, belum lagi lantai ruang rawat inap yang pemasangannya tidak rata itu membahayan bila tersandung sudut yang tajam bisa mengakibatkan luka, dan yang lebih parah lagi bangunan baru tersebut kesanya kumuh dan jorok, banyak ditemukan setiap lorong kamar ruang inap sampah-sampah yang berserakan diantaranya puntung rokok dll
Foto: lantai lorong ruang inap dihiasi puntung rokok dan sampah lainnya (Tim)
Tidak hanya itu awak media inipun kembali melihat masih banyak ruang rawat inap yang tidak terawat kondisi kosong kotor berdebu, begitu juga pagar yang ada di lantai dua ruang rawat inap hanya dipasang rangka baja, kesanya bangunan apa adanya padahal pagu bangunan tersebut tidak lah sedikit
Direktur RSUD Junjung Besaoh, dr Helen Sukendy saat dikonfirmasi temuan awak media ini kondisi ruang rawat inap dan kondisi bangunan tersebut, mengatakan itu sudah kami tempati juga, memang ada sebagian belum ditempati bukan terbengkalai, dan tidak di pagar sehingga bisa masuk orang, pada awalnya sudah rapi.” jawabnya sambil menyemat motikon maaf (🙏)
