Dittipidter Mabes Polri Terus Buru Asui, Rumah Digeledah Brankas Dibongkar, Istri Ikut Diperiksa

Laporan Baim,Rb

TOBOALI,POSBERNAS – Perburuan terhadap sosok Suyatno alias Asui dalam kasus dugaan penyelundupan timah lintas negara kian mengerucut. Tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Mabes Polri kembali menggeledah kediamannya di Desa Keposang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (1/4/2026).

Penggeledahan lanjutan ini tak sekadar pemeriksaan rutin. Penyidik secara khusus membongkar brankas yang sebelumnya disegel, diduga untuk menelusuri jejak aliran dana dalam jaringan penyelundupan timah ilegal yang disebut-sebut melibatkan aktor pendanaan besar.

Pantauan di lapangan, tim penyidik yang dipimpin Kanit III Subdit IV Dittipidter Bareskrim Polri, AKBP Emrick Simangunsong, menyisir setiap sudut rumah sejak pukul 12.00 WIB hingga menjelang petang.

Fokus utama penyidik tertuju pada sebuah brankas yang sebelumnya telah dipasangi garis polisi sejak penggeledahan pertama pada Februari lalu.

Setelah berhasil dibuka, penyidik diketahui mengamankan sejumlah dokumen dan berkas penting dari dalam brankas tersebut. Namun, tidak ditemukan uang tunai di dalamnya.

“Di dalamnya tidak ada uang, hanya ada angpau dan sejumlah berkas,” ungkap Ketua RT setempat, Kiki Lim, yang turut mendampingi proses penggeledahan.

Selain penggeledahan fisik, penyidik juga memeriksa istri Asui yang berada di lokasi, didampingi oleh kuasa hukumnya.

Pemeriksaan ini diduga berkaitan dengan upaya penyidik mendalami aliran dana serta peran pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan tersebut.

“Ya, istrinya diperiksa dengan didampingi kuasa hukum,” kata Kiki.

Sementara itu, keberadaan Asui sendiri hingga kini masih menjadi misteri. Asui diketahui menghilang tak lama setelah penggerebekan pertama dilakukan oleh Mabes Polri.

“Kalau Asui tidak ada di rumah, hanya ada istrinya. Sudah beberapa bulan tidak terlihat di lingkungan,” ujar Kiki.

Hingga tim penyidik Bareskrim meninggalkan lokasi, AKBP Emrick Simangunsong dan timnya enggan memberikan komentar detail kepada awak media terkait hasil penggeledahan lanjutan ini.

Diketahui, penggeledahan rumah Asui oleh tim penyidik Bareskrim Polri ini merupakan kali kedua setelah operasi sebelumnya pada 22 Februari 2026 lalu.

Dalam penggeledahan awal, penyidik telah menyegel sejumlah aset, termasuk kendaraan dan brankas yang kini menjadi fokus utama dalam pengembangan perkara.

Kedatangan kembali tim Bareskrim menunjukkan bahwa penyidikan belum berhenti, justru semakin dalam menelusuri jejak yang tersisa.

Penggeledahan ulang, pembongkaran brankas, hingga pemeriksaan keluarga terdekat menjadi sinyal kuat bahwa penyidik tengah menyusun potongan besar dalam kasus ini.

Di tengah hilangnya sosok Asui, satu per satu jejak yang ditinggalkan mulai dibuka dan bukan tidak mungkin, akan mengarah pada jaringan yang lebih luas dari yang selama ini terlihat.

(SEKILASINDONEWS)